Film Hope Raup Hampir US$5 Juta di Pekan Pertama Penayangan di Amerika Utara

Jumat, 18 September 2026 | 10:30:00 WIB
Pemeran dan Sutradara Film Hope. Foto: Park Daejin (indonesia.korea.net)

NUSAAKSARA.COM — Film Korea Hope karya sutradara Na Hong Jin membuka perjalanan internasionalnya dengan catatan yang cukup kuat. Film epik bertema alien yang memadukan skala blockbuster dengan sentuhan komedi tersebut meraup hampir US$5 juta pada pekan pertama penayangannya di Amerika Utara.

Menurut Plus M Entertainment selaku distributor Korea, Hope mencatat pendapatan US$4,92 juta hingga Minggu pertama penayangannya di Amerika Serikat dan Kanada.

Angka tersebut dinilai sebagai pembukaan yang cukup baik untuk film berbahasa Korea yang dirilis secara terbatas di kawasan tersebut.

Debut dengan US$1,1 juta

Dikutip dari The Korea Herald, Kamis (17/9/2026), Hope mulai diputar di Amerika Utara pada 9 September 2026.

Film berdurasi 156 menit itu langsung mengumpulkan sekitar US$1,1 juta pada hari pertama. Pendapatan kemudian bertambah US$3,3 juta sepanjang akhir pekan, sekaligus membawa Hope masuk ke jajaran 10 besar box office.

Data Box Office Mojo mencatat total pendapatan film tersebut mencapai US$4,92 juta hingga Minggu.

Hope juga mendapat distribusi yang cukup luas. Film ini diputar di 1.560 bioskop di Amerika Serikat dan Kanada, menjadi jangkauan rilis terluas bagi film Korea di kawasan tersebut sejak Parasite karya Bong Joon Ho pada 2019.

Melampaui sejumlah film Korea

Jika dibandingkan dengan performa film Korea lainnya di pasar Amerika Utara, capaian Hope terbilang signifikan.

Pendapatan pekan pertamanya telah melampaui perolehan The Host karya Bong Joon Ho yang mengumpulkan US$2,2 juta, Snowpiercer sebesar US$4,6 juta, serta Decision to Leave karya Park Chan Wook yang meraih US$2,2 juta.

Namun, Parasite masih berada jauh di atas film-film tersebut dengan pendapatan US$53,4 juta di Amerika Utara.

Pencapaian Parasite juga berlangsung dalam periode tayang yang panjang dan kembali meningkat setelah film tersebut memenangkan empat penghargaan Oscar pada Academy Awards 2020, termasuk kategori Best Picture.

Sementara itu, posisi film Korea dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa di pasar Amerika Utara ditempati The King of Kings. Film animasi bertema keagamaan karya sutradara Jang Seong Ho tersebut meraup US$60,3 juta pada tahun lalu.

Mendapat respons positif dari kritikus

Dari sisi kritik, Hope juga mendapatkan respons yang cenderung positif, meski belum mencapai tingkat antusiasme yang sangat tinggi.

Film tersebut memperoleh skor 79 persen di Rotten Tomatoes dan menyandang predikat Certified Fresh. Sementara di Metacritic, Hope mendapat skor 66, yang masuk kategori “umumnya positif”.

Film ini menjadi karya terbaru Na Hong Jin setelah The Wailing, thriller supranatural yang mendapat banyak pujian dan dirilis pada 2016.

Hope pertama kali diputar dalam kompetisi Festival Film Cannes pada Mei lalu, sebelum mulai tayang di Korea Selatan pada 15 Juli.

Kisah kota kecil yang didatangi makhluk misterius

Hope mengisahkan sebuah kota pelabuhan kecil yang menghadapi kemunculan makhluk misterius.

Hwang Jung Min berperan sebagai kepala polisi yang berusaha menghadapi situasi tersebut. Sementara Zo In Sung memerankan sepupunya yang bekerja sebagai pemburu dan Jung Ho Yeon tampil sebagai polisi pemula.

Dua aktor Hollywood, Michael Fassbender dan Alicia Vikander, turut terlibat dengan memerankan karakter alien melalui teknologi motion capture.

Di Korea Selatan, Hope telah mencatat penjualan 4,57 juta tiket dengan pendapatan kotor sekitar US$36 juta.

Film tersebut sempat menduduki posisi teratas box office lokal selama dua pekan berturut-turut sebelum kemudian digeser Spider-Man: Brand New Day.

Performa domestik belum sesuai ekspektasi

Meski mencatat pembukaan yang cukup baik di Amerika Utara, performa Hope secara keseluruhan masih menghadapi tantangan, terutama jika dibandingkan dengan skala produksinya.

Film ini dilaporkan memiliki anggaran lebih dari US$50 juta dan secara luas disebut sebagai salah satu, bahkan film Korea termahal yang pernah dibuat.

Dengan skala produksi tersebut, capaian sekitar US$36 juta di pasar domestik disebut belum memenuhi ekspektasi terhadap film yang membawa nama besar Na Hong Jin dan jajaran pemain Korea maupun Hollywood.

Kini, perhatian terhadap Hope tidak hanya tertuju pada angka box office, tetapi juga pada sejauh mana film tersebut dapat memperluas daya tarik sinema Korea di pasar internasional.

Keberhasilannya menembus lebih dari 1.500 layar di Amerika Utara menunjukkan adanya ruang yang semakin terbuka bagi film Korea di luar pola distribusi bioskop art house. Namun, perjalanan Hope masih panjang untuk membuktikan apakah momentum awal tersebut dapat bertahan hingga masa tayang berikutnya.

(FITRI WULANDARI/CHY)

Tags

Terkini