NUSAAKSARA.COM — Sebanyak 17 ponsel baru meramaikan pasar Indonesia sepanjang Oktober 2026, membentang dari kelas entry-level Rp1 jutaan hingga flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Rentangnya lebar: ada baterai jumbo 10.000 mAh, kamera 200MP, sampai layar sekunder di bodi belakang. Berikut daftar lengkapnya agar Anda tidak salah pilih sebelum akhir tahun.
POCO membuka bulan dengan dua model sekaligus, lalu Motorola menyusul tiga perangkat, disusul OPPO, itel, Advan, Samsung, Apple, dan HUAWEI. Totalnya 17 unit yang resmi masuk Indonesia sepanjang Oktober 2026. Komposisinya didominasi kelas menengah, tapi ada juga flagship yang membawa prosesor terbaru.
POCO F9 Pro dan F9 Ultra: Flagship dengan Layar 185Hz
POCO F9 Pro diperkuat Snapdragon 8 Elite Gen 5V dan menjadi salah satu HP pertama di Indonesia dengan layar refresh rate 185Hz. Kamera utamanya 200MP, sementara pengisian daya mencapai 100W.
Versi Ultra memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan GPU sedikit lebih tinggi. Layarnya 6,9 inci dan baterainya 8.050 mAh, lebih besar dari F9 Pro. Kamera ultrawide-nya 50MP, dan ada speaker subwoofer BOSE di sisi belakang untuk suara bas lebih dalam.
Tiga Motorola Baru: Moto G37, G77 Power, G67
Motorola Moto G37 jadi yang paling terjangkau di antara ketiganya, mengisi kelas Rp3 jutaan dengan Dimensity 6300 dan koneksi 5G. Speaker stereo serta audio jack 3,5 mm masih dipertahankan.
Moto G77 Power mengandalkan baterai 7.000 mAh dan kamera utama 50MP ber-OIS untuk video yang lebih stabil. Audio jack 3,5 mm juga masih ada. Sementara Moto G67 naik ke panel AMOLED yang warnanya lebih tajam, tapi mengorbankan audio jack; speaker stereo tetap disertakan.
OPPO A7 Pro dan A7 Pro Max: Fokus Swafoto dan Baterai
OPPO A7 Pro tampil dengan modul kamera berbentuk pil horizontal, mirip iPhone Air. Kamera depan 50MP dengan autofocus dan sudut pandang 100 derajat, setara ultrawide sehingga bisa memuat lebih banyak orang dalam satu frame. Baterainya 8.000 mAh.
OPPO A7 Pro Max memakai modul persegi panjang ala iPhone 17 Pro. Kamera swafotonya sama, tapi baterainya naik ke 10.000 mAh dengan pengisian 80W lewat USB Type-C. Kapasitas setara power bank ini cocok untuk pengguna dengan aktivitas padat.
itel A300+: Layar Sekunder di Kelas Rp2 Jutaan
itel A300+ membawa layar sekunder di sisi belakang, fitur yang belum ada di kelas harganya. Layar itu bisa dipakai untuk swafoto dengan kamera belakang, memutar lagu, menonton video, atau memantau kapasitas baterai saat diisi.
Selain itu, ada audio jack 3,5 mm dan speaker stereo sekaligus, kombinasi yang jarang di rentang Rp2 jutaan.
Advan X1 Neo: Merek Lokal di Kelas Rp1 Jutaan
Advan Digital kembali merilis perangkat baru lewat Advan X1 Neo yang menyasar kelas Rp1 jutaan. Desainnya meniru gaya iPhone 17 Pro, dengan daya tarik utama pada aspek yang disebutkan di materi promosinya.
Samsung Galaxy A18: RAM LPDDR5 dan Update Enam Tahun
Samsung menempatkan Galaxy A18 sebagai pilihan dengan nilai jangka panjang. Ponsel ini memakai RAM LPDDR5 dan menjanjikan pembaruan Android hingga enam tahun, angka yang tidak umum di segmen entry-level.
Apple dan HUAWEI di Segmen Atas
Apple dan HUAWEI ikut meramaikan Oktober dengan perangkat berperforma tinggi. HUAWEI membawa chipset Kirin 9010, sementara jajaran Apple melengkapi daftar flagship bulan ini. Keduanya menempati segmen harga atas bersama POCO F9 Ultra.
Panduan Singkat Memilih
Untuk baterai paling tahan lama, OPPO A7 Pro Max dengan 10.000 mAh jadi yang paling menonjol. Kalau prioritasnya performa dan layar mulus, POCO F9 Pro atau F9 Ultra layak dilihat. Pencari HP Rp1–2 jutaan bisa melirik Advan X1 Neo dan itel A300+, sedangkan Galaxy A18 cocok bagi yang ingin perangkat awet dipakai bertahun-tahun.
Daftar 17 model ini menunjukkan pasar Indonesia masih ramai jelang akhir tahun. Sebelum membeli, cocokkan kebutuhan baterai, kamera, dan rentang harga dengan varian yang tersedia di kanal resmi masing-masing merek.