Sherina Munaf Soroti Ancaman Layoff di Film Filosofi Teras, Tayang 24 Desember 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:00:31 WIB
Sherina Munaf memerankan Nea dalam film Filosofi Teras produksi MD Pictures.

NUSAAKSARA.COM — Sherina Munaf memerankan Nea, anak tengah yang menanggung ekonomi keluarga dalam film Filosofi Teras, drama keluarga garapan MD Pictures. Poster terbaru film itu dirilis di MD Place Tower, Jakarta, Selasa (27/10), dengan jadwal tayang bioskop mulai 24 Desember 2026. Ancaman layoff yang membayangi tokoh Nea disebut mencerminkan kondisi pekerja di dunia nyata.

Film drama keluarga produksi MD Pictures itu dijadwalkan tayang di bioskop mulai 24 Desember 2026. Poster terbarunya dirilis di MD Place Tower, Jakarta, Selasa (27/10).

Ancaman Layoff yang Dihadapi Nea

Sherina enggan membocorkan alur cerita. Ia hanya membenarkan bahwa ancaman kehilangan pekerjaan menjadi salah satu situasi yang dihadapi Nea.

"Jadi memang kita melihat perjalanannya Nea itu menghadapi berbagai macam tantangan, guncangan di dalam hidupnya," ujar Sherina Munaf.

Soal kondisi di dunia nyata, Sherina menilai situasinya memprihatinkan. Banyak masyarakat brilian dengan ijazah bagus ikut terdampak pemutusan hubungan kerja.

Ia berharap keadaan bisa membaik jika semua pihak terus membuka diskusi.

"Dan hopefully dengan kita terus bersuara, kita terus merespons dan kita terus membuka diskusi ini, hopefully bisa ada sesuatu yang mengubah semuanya jadi lebih baik," ungkapnya.

Simpati untuk Pekerja yang Terdampak

Sherina juga menyampaikan simpati kepada hadirin yang mungkin merasakan keresahan serupa. Ia mengaku tidak berada di posisi tersebut, tetapi ingin menunjukkan empatinya.

"I'm so sorry kalau ada teman-teman di sini yang juga memiliki keresahan itu dan bahkan sudah mengalami layoff," tuturnya.

"Saya juga enggak tahu harus bicara apa karena saya tidak di posisi itu, tetapi saya merasakan dan saya ingin extend my apa ya, rasa simpati saya," lanjut Sherina.

Ketenangan lewat Nilai Stoik

Sutradara Affandi Abdul Rachman berharap penonton bisa menemukan sedikit ketenangan lewat cerita para tokohnya. Nilai-nilai stoik dikemas dalam kisah pahit-manis generasi sandwich dan masyarakat urban.

"Di balik setiap pintu, ada cerita. Di balik setiap manusia, ada pergulatan. Dan di tengah semuanya, kita hanya ingin menemukan sedikit ketenangan," kata Affandi Abdul Rachman.

Penulis buku Filosofi Teras, Henry Manampiring, menilai film ini bisa dinikmati siapa saja. Menurutnya, penonton tidak perlu membaca bukunya lebih dulu untuk memahami cerita.

"Setelah menontonnya, menurut saya film ini bisa dinikmati oleh mereka ya bahkan tidak baca buku Filosofi Teras," ungkap Henry Manampiring.

Filosofi Teras menambah deretan drama keluarga Indonesia yang mengangkat isu generasi sandwich. Jadwal tayang 24 Desember 2026 menempatkannya di periode libur akhir tahun, saat bioskop biasanya ramai penonton keluarga.

Terkini