Inter Milan Comeback 5-3 Atas Udinese, Naik ke Peringkat Kedua Klasemen Serie A

Inter Milan Comeback 5-3 Atas Udinese, Naik ke Peringkat Kedua Klasemen Serie A
Ilustrasi Pemain sepak bola merayakan gol.

NUSAAKSARA.COM — Pertandingan pekan keempat Serie A yang berlangsung Senin (14/9) malam waktu setempat atau Selasa dini hari WIB itu menyajikan delapan gol. Empat pemain berbeda mencatatkan namanya di papan skor untuk tuan rumah, membuktikan kedalaman skuad Cristian Chivu dalam situasi tertekan. Keunggulan Awal Udinese Mengejutkan Tuan Rumah

Udinese datang ke Milan dengan strategi agresif yang langsung membuahkan hasil. James Abankwah membuka keunggulan tim tamu pada menit kesembilan, disusul Jurgen Ekkelenkamp tujuh menit kemudian. Skor 0-2 bertahan hingga pertengahan babak pertama, membuat atmosfer stadion sempat tegang bagi pendukung Inter.

Carlos Augusto akhirnya memecah kebuntuan bagi tuan rumah pada menit ke-26 melalui aksi khas wing back kiri. Momentum berbalik sepenuhnya ketika Nicolo Barella menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-35. Gelandang kunci ini menjadi penghubung vital yang mengubah psikologi pertandingan sebelum turun minum. Ledakan Tiga Gol di Babak Kedua

Inter menunjukkan dominasi total setelah jeda. Marcus Thuram membawa Nerazzurri unggul 3-2 pada menit ke-57, memanfaatkan ruang kosong di pertahanan Udinese yang mulai lelah. Pio Esposito, tandem lini depan Inter, menggandakan keunggulan menjadi 4-2 sepuluh menit berselang.

Ange-Yoan Bonny tidak mau ketinggalan dalam pesta gol tersebut. Pemain pengganti ini menambah derita Udinese sekaligus memperlebar jarak menjadi 5-2. Meskipun Idrissa Gueye mencetak gol hiburan di masa injury time, skor akhir tetap 5-3 untuk kemenangan Inter. Dampak pada Papan Klasemen dan Posisi Udinese

Hasil ini sangat krusial bagi ambisi Scudetto Inter Milan. Dengan raihan 12 poin dari empat laga sempurna, mereka kini menempel ketat pemimpin klasemen. Konsistensi mencetak lima gol dalam satu pertandingan menjadi sinyal bahaya bagi rival-rivalnya di Serie A.

Di sisi lain, Udinese harus puas berada di peringkat ke-13 dengan empat poin. Kekalahan telak ini menyoroti kelemahan defensif mereka saat menghadapi tekanan tinggi di babak kedua. Tim asuhan Kosta Runjaic perlu segera memperbaiki koordinasi lini belakang sebelum menghadapi jadwal padat berikutnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index