Gujeolpan, Hidangan Cantik dari Tradisi Kerajaan Korea

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:00:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Generate AI

NUSA AKSARA – Para pecinta Korean Drama (K-Drama) mungkin pernah melihat hidangan khas Korea bernama Gujeolpan. Makanan ini dikenal karena tampilannya yang rapi dan berwarna.

Dilansir dari The Korea Herald, Gujeolpan merupakan salah satu hidangan tradisional dengan tampilan visual paling khas dalam kuliner Korea Selatan.

Berasal dari budaya kerajaan

Gujeolpan awalnya disajikan dalam jamuan makan kerajaan. Hidangan ini mencerminkan nilai estetika dan keseimbangan dalam budaya makan masyarakat Korea.

Nama Gujeolpan sendiri berasal dari wadah penyajiannya yang terbagi menjadi sembilan bagian. Setiap sekat berisi bahan berbeda yang disusun dengan rapi.

Perpaduan warna dan rasa

Hidangan ini menonjolkan lima warna utama yang menjadi filosofi kuliner Korea, yaitu merah, hijau, kuning, putih, dan hitam. Kombinasi ini mencerminkan keseimbangan dalam rasa dan nutrisi.

Gujeolpan terdiri dari crepes tipis berbahan gandum yang diisi berbagai bahan seperti sayuran, daging sapi, dan seafood. Semua bahan disiapkan secara terpisah sebelum disajikan.

Disajikan secara komunal

Setiap orang dapat mengambil isian dan membungkusnya sendiri menggunakan crepes. Cara penyajian ini membuat Gujeolpan menjadi hidangan komunal yang dinikmati bersama.

Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan saus mustard atau kecap asin dengan cuka yang memberikan rasa segar dan tajam.

Proses pembuatan yang detail

Pembuatan Gujeolpan membutuhkan persiapan yang cukup teliti. Setiap bahan dipotong tipis dengan ukuran seragam agar mudah disusun dan dinikmati.

Daging sapi dimarinasi dengan bumbu khas, sementara sayuran seperti mentimun, wortel, dan jamur diproses secara terpisah untuk menjaga tekstur dan rasa.

Tetap relevan hingga kini

Meski berasal dari tradisi kerajaan, Gujeolpan masih dikenal hingga saat ini. Hidangan ini sering ditampilkan dalam acara budaya maupun restoran tradisional.

Selain sebagai makanan, Gujeolpan juga menjadi simbol harmoni dalam kuliner Korea.

(FITRI WULANDARI/CHY)

Tags

Terkini