BIKE Akuisisi 72% Saham Tambang Batu Bara Berau Usaha Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 12:00:31 WIB
PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) mengakuisisi 72% saham PT Berau Usaha Mandiri melalui anak usahanya PT Prambanan Nusantara Energi.

NUSAAKSARA.COM — PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) mengakuisisi 72% saham PT Berau Usaha Mandiri, perusahaan tambang batu bara di Berau, Kalimantan Timur, melalui anak usahanya PT Prambanan Nusantara Energi. Aksi korporasi ini tercatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha BIKE di sektor energi. Langkah tersebut memperluas portofolio perseroan ke bisnis pertambangan batu bara.

Luas Lahan Tambang dan Cadangan Batu Bara

BUM mengantongi area tambang seluas sekitar 500 hektare di Tanjung Redeb, Berau. Dari luas tersebut, sekitar 400 hektare telah masuk tahap eksplorasi dengan cadangan terbukti batu bara mencapai sekitar 22 juta metrik ton.

Manajemen BIKE menargetkan produksi tahunan di kisaran 1,5 juta hingga 2,5 juta metrik ton. Target itu disebut menjadi bagian dari strategi transformasi dan diversifikasi usaha BIKE di sektor energi.

Alasan BIKE Masuk ke Sektor Batu Bara

Langkah diversifikasi ini menempatkan BIKE pada rantai bisnis energi yang lebih luas, tidak hanya bergantung pada lini usaha sebelumnya. Dengan menguasai mayoritas saham BUM, BIKE berpotensi mengonsolidasikan pendapatan dari produksi batu bara ke dalam laporan keuangannya.

Bagi investor ritel, aksi korporasi semacam ini biasanya dicermati karena menyangkut perubahan profil bisnis emiten. Perubahan portofolio usaha dapat memengaruhi kinerja keuangan perseroan ke depan, termasuk potensi pendapatan berulang dari komoditas tambang.

Langkah Selanjutnya

BIKE menyatakan akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada pihak terkait sesuai perkembangan proyek. Perseroan juga berkomitmen mematuhi ketentuan keterbukaan informasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi perusahaan tercatat di bursa.

Akuisisi 72% saham BUM menandai masuknya BIKE secara langsung ke bisnis tambang batu bara di Kalimantan Timur, dengan target produksi hingga 2,5 juta metrik ton per tahun.

Terkini