NUSAAKSARA.COM — Tiga unit Maextro V800 mengalami patah total pada braket pedal rem saat uji pengereman darurat dari 100 km/jam ke 0 km/jam di lintasan tertutup China. Kegagalan konsisten terjadi di ketiga kendaraan uji, dengan satu unit patah pada beban 1.612 N—di bawah standar nasional 2.000 N. Hingga kini, Maextro dan JAC Motors belum mengeluarkan pernyataan resmi.
MPV mewah hasil kolaborasi Huawei dan JAC, Maextro V800, menghadapi sorotan serius di sektor keselamatan. Laporan yang dirilis media otomotif China, Dongchedi, menunjukkan braket pedal rem ketiga unit uji patah total saat menjalani pengujian pengereman darurat di lintasan tertutup. Temuan ini dikutip Carnewschina dari video pengujian yang dipublikasikan secara terbuka.
Kegagalan Konsisten di Tiga Unit Berbeda
Pola kerusakan yang muncul tidak sporadis. Ketiga kendaraan uji mengalami patah braket pedal pada siklus pengereman yang berbeda-beda, mengindikasikan masalah struktural yang sistemik.
- Kendaraan pertama: patah pada percobaan pengereman ketiga
- Kendaraan kedua: patah pada percobaan keempat
- Kendaraan ketiga: patah pada percobaan pengereman dengan kekuatan penuh yang kedua
Data sensor gaya pedal mencatat gaya maksimum 4.589 N sebelum kegagalan pada salah satu unit. Namun, komponen pada kendaraan ketiga justru patah saat sensor menunjukkan angka 1.612 N.
Beban Patah di Bawah Ambang Standar Nasional
Angka 1.612 N menjadi temuan krusial. Standar nasional China mensyaratkan pedal rem mampu menahan beban 2.000 N selama 5 detik tanpa mengalami kegagalan. Artinya, komponen pada kendaraan ketiga patah jauh sebelum mencapai batas minimum yang diwajibkan regulasi.
Penguji mencatat bahwa angka tersebut sangat mendekati ambang standar, memunculkan pertanyaan tentang margin keamanan yang diterapkan pada desain pedal rem Maextro V800.
Kelemahan Struktural pada Area Poros Engsel
Analisis awal mengarah pada potensi kelemahan struktural pada rangkaian pedal. Titik tengah pedal rem berjarak sekitar 130 mm dari poros engsel—jarak yang tergolong jauh dibandingkan model pembanding di segmen yang sama.
Area poros engsel hanya memiliki satu lapisan penyangga vertikal. Model serupa dari pemasok yang sama biasanya menggunakan dua hingga tiga lapisan yang diperkuat. Pemeriksaan terhadap komponen yang patah mengungkap adanya bekas las pada area yang menerima beban tinggi, ketebalan material yang tipis, serta minimnya rusuk penguat.
Jarak Pengereman Melonjak dari 38 Meter jadi 140 Meter
Patahnya braket pedal rem mengakibatkan hilangnya fungsi rem kaki sepenuhnya. Pengemudi terpaksa mengandalkan gigi "P" (Park) untuk melakukan perlambatan darurat.
Pengujian menunjukkan keterbatasan ini memperpanjang jarak pengereman dari sekitar 38 meter menjadi kurang lebih 140 meter. Panduan pengguna Maextro V800 sendiri menyatakan bahwa rem darurat pada posisi gigi "P" hanya ditujukan untuk memperlambat laju kendaraan dan tidak dapat sepenuhnya menggantikan sistem pengereman konvensional. Manual tersebut juga menyoroti risiko signifikan hilangnya kendali atas kendaraan.
Belum Ada Pernyataan Resmi dari Maextro dan JAC
Hingga laporan ini dikutip, Maextro dan mitra manufakturnya, JAC Motors, belum mengeluarkan pernyataan resmi maupun kesimpulan penyelidikan terkait insiden tersebut. Belum ada informasi mengenai apakah pengujian ini akan berujung pada recall atau perbaikan desain pada unit produksi.
Maextro V800 sendiri merupakan model yang diposisikan sebagai MPV mewah di pasar China, mengandalkan kerja sama teknologi Huawei di sektor perangkat lunak dan sistem cerdas. Insiden ini menjadi ujian pertama yang signifikan bagi kredibilitas rekayasa keras kedua perusahaan di segmen kendaraan premium.