NUSAAKSARA.COM — Kementerian Perindustrian membantah anggapan pasar otomotif nasional lesu dengan data produksi kendaraan roda empat Januari–Agustus 2026 yang mencapai 859 ribuan unit atau tumbuh 13,4 persen. Penjualan domestik roda empat diklaim naik 20,1 persen, sementara sepeda motor mencatat produksi 4,79 juta unit atau tumbuh 3,4 persen. Data itu disampaikan dalam pembukaan Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Setia Diarta membeberkan capaian tersebut saat membacakan sambutan Menteri Perindustrian di pembukaan IMX 2026. Menurut Setia, angka produksi dan penjualan membuktikan industri otomotif nasional tidak dalam kondisi lesu seperti yang banyak dikhawatirkan.
"Dua sektor ini menunjukkan satu hal yang sama, pasar otomotif Indonesia terus tumbuh. Mungkin ada yang pesimis terhadap pasar otomotif di tahun ini, namun data menunjukkan sebaliknya," ujar Setia, dikutip Senin (12/10).
Produksi Roda Empat Tembus 859 Ribuan Unit
Sepanjang Januari–Agustus 2026, produksi kendaraan roda empat tercatat mencapai 859 ribuan unit atau tumbuh 13,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan domestik di segmen ini diklaim meningkat 20,1 persen.
Angka tersebut menjadi dasar Kemenperin menepis narasi perlambatan pasar. Pertumbuhan produksi yang lebih tinggi dari penjualan domestik juga mengindikasikan aktivitas ekspor kendaraan jadi masih berjalan.
Sepeda Motor Naik 3,4 Persen, Indonesia Terbesar Ketiga Dunia
Industri sepeda motor membukukan produksi 4,79 juta unit atau naik 3,4 persen di periode yang sama. Penjualan domestiknya tumbuh 2,2 persen.
Capaian itu menempatkan Indonesia sebagai industri roda dua terbesar ketiga di dunia. Posisi ini memperkuat peran sektor sepeda motor sebagai tulang punggung produksi kendaraan nasional, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor.
Dampak ke Industri Modifikasi dan Aftermarket
Kemenperin menilai pertumbuhan pasar kendaraan baru berpotensi memberikan dampak positif bagi industri modifikasi dan aftermarket. Semakin banyak kendaraan yang beredar, semakin terbuka peluang industri pendukung tumbuh.
"Pasar kendaraan baru terus tumbuh, dan pertumbuhan inilah yang akan melimpah pada industri hilir nantinya. Di situlah peran Anda semua, para modifikator, builder, dan pelaku aftermarket," kata Setia.
Pernyataan itu disampaikan di hadapan pelaku industri modifikasi yang hadir di IMX 2026. Ajang ini menjadi pertemuan tahunan bagi builder, modifikator, dan pelaku aftermarket untuk memamerkan karya sekaligus membaca arah pasar kendaraan baru.
Klaim Kemenperin vs Persepsi Pasar
Bantahan Kemenperin muncul di tengah anggapan bahwa pasar otomotif nasional sedang lesu sepanjang tahun ini. Data yang dipaparkan menunjukkan arah sebaliknya, terutama di segmen roda empat yang tumbuh dua digit.
Meski begitu, capaian tersebut masih berupa data produksi dan penjualan periode Januari–Agustus 2026. Gambaran utuh pasar otomotif nasional baru akan terlihat setelah data setahun penuh dirilis.