PLN Batam Bantah Hoaks Blackout 3 Hari, Tegaskan Listrik Normal

Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:00:31 WIB
Ilustrasi. Foto: Generate AI

NUSAAKSARA.COM — PT PLN Batam membantah narasi viral yang menyebut pemadaman listrik terencana selama tiga hari pada 12-14 Oktober 2026 akibat kerusakan kabel bawah laut. Manajemen menegaskan pesan berantai dan infografis yang beredar di media sosial itu hoaks, setelah blackout mendadak melumpuhkan Batam, Tanjungpinang, dan Bintan.

Bantahan ini muncul setelah beredar pengumuman grafis palsu yang mengeklaim aliran listrik di wilayah Kepulauan Riau hanya dipasok oleh PLTD Tanjungpinang dengan jatah menyala enam jam per hari. Informasi itu menyebar cepat lewat pesan berantai dan memicu kepanikan warga.

Klarifikasi Manajemen PLN Batam

Manager Komunikasi PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, memastikan pesan berantai serta gambar infografis pengumuman pemadaman listrik terencana yang meresahkan masyarakat tersebut merupakan informasi bohong.

Yoga juga menepis narasi lain yang mengaitkan gangguan kelistrikan dengan kerusakan kabel internet bawah laut jalur Singapura-Batam. Menurut dia, isu itu tidak memiliki hubungan sama sekali dengan operasional maupun proses pemulihan sistem PLN.

"PT PLN Batam menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut adalah tidak benar (hoaks)," kata Yoga kepada media, dikutip Selasa (13/10).

Kronologi Blackout Senin Pagi

Pada Senin (12/10) pagi, wilayah Batam mengalami mati lampu secara mendadak. Insiden blackout total ini tidak hanya melumpuhkan operasional di Batam, tetapi juga menyebabkan listrik kawasan Tanjungpinang dan Bintan padam tepat di jam krusial warga bersiap bekerja.

Padamnya listrik di tiga wilayah sekaligus membuat aktivitas pagi terganggu, mulai dari rumah tangga hingga pelaku usaha yang mengandalkan pasokan daya stabil. Situasi ini kemudian dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab dengan menyebarkan informasi palsu soal pemadaman berlanjut.

Imbauan Cermat Informasi dan Kanal Resmi

Guna menghindari kepanikan publik di tengah beredarnya disinformasi, manajemen PLN Batam mengimbau seluruh pelanggan untuk menyaring setiap informasi yang diterima dan tidak menyebarluaskan berita yang belum terverifikasi kebenarannya.

Pelanggan diminta memantau pembaruan informasi terkini hanya melalui akun Instagram @ptplnbatam, Facebook PT PLN Batam, layanan Contact Center (0778) 5702 123, atau aplikasi bright by PLN Batam.

Bantahan resmi ini menjadi pengingat bahwa di tengah gangguan pasokan listrik, verifikasi sumber informasi sama pentingnya dengan pemulihan jaringan itu sendiri.

Terkini