NUSAAKSARA.COM — Honda CB150R milik Ajies Sabara dari F.Art 32, Bangkalan, Madura, keluar sebagai Best Kustom Bike Show di Kustomfest 2026 yang digelar di Yogyakarta. Naked bike itu disulap jadi boardtracker berbalut krom dan kayu, mengalahkan peserta lain dari berbagai daerah. Penghargaan ini menegaskan builder daerah kini mampu bersaing di level nasional meski akses komponennya terbatas.
Kemenangan tersebut bukan hasil semalam. Ajies membangun motor ini dari nol bersama F.Art 32, bengkelnya di Bangkalan, Madura, dengan pendekatan yang jauh dari gaya racing atau touring yang biasanya menempel pada CB150R.
Boardtracker Krom dan Kayu Jadi Kunci Kemenangan
Modifikasi CB150R ini mengambil aliran boardtracker, gaya motor balap lintasan kayu era 1920-an yang identik dengan garis rangka sederhana dan posisi duduk rendah. Sentuhan krom dipadukan elemen kayu pada beberapa bagian bodi, memberi kesan klasik yang jarang ditemui pada naked bike modern.
Rangka motor dibuat ulang, bukan sekadar dipotong dan disambung. Bagian roda memakai velg jari-jari yang memperkuat karakter vintage, kontras dengan mesin 150cc bawaan pabrik yang tetap dipertahankan.
Kombinasi material itu yang membuat motor ini menonjol di antara peserta lain. Juri pun sepakat menempatkannya sebagai yang terbaik.
Lima Penghargaan Sekaligus untuk Satu Motor
Selain gelar utama, motor karya Ajies mengantongi sejumlah penghargaan dari media dan pelaku industri kustom. Daftarnya:
- Chopper Journal Pick
- Custom Works Zon Pick
- Cheetah 4D Pick
- Kustom Bike Show Nitro Head - Free for All
- Best of Honda
Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi menilai hasil ini sebagai bukti kemampuan builder daerah.
"Hasil yang diraih Ajies Sabara asal Bangkalan, Madura sebagai The Best of Kustom Bike Show menunjukkan bahwa kemampuan builder daerah sekarang sudah semakin nyata dan memiliki kreativitas serta improvisasi tinggi meski dengan segala keterbatasan komponen pendukung," ujar Lulut.
Chevrolet C10 Custom Semarang Rebut Best Pick Up
Di kategori mobil, Hot Rod & Kustom Car Show dimenangkan Avan Surya dari 02_Garage, Semarang. Chevrolet C10 Custom miliknya memukau juri dan tamu internasional, sekaligus mengantongi Best Pick Up.
Kategori mobil kustom tahun ini memang mencuri ruang tersendiri. Kehadiran tamu mancanegara di barisan juri ikut menaikkan standar penilaian.
Flat Track Race sampai Kelas Electric Unicycle
Kustomfest 2026 tidak berhenti di pameran. Ajang ini juga menggelar Flat Track Race di lintasan balap dengan sejumlah kelas yang dipertandingkan:
- Cub Horizontal Engine <150cc
- FFA Horizontal Engine 2T & 4T
- Vertical Engine <150cc
- Vertical Engine 151-250cc
- FFA Vertical Engine 2T & 4T
- Star Racer
- EUC (Electric Unicycle)
- Scooter Class
Kelas Electric Unicycle dan Scooter Class jadi tambahan yang memperluas cakupan acara, dari motor bakar klasik sampai kendaraan listrik ringan.
Lucky Draw ke Yokohama untuk Pengunjung Klaten
Malam puncak Kustomfest 2026 - High Octane ditutup pengundian Lucky Draw di area outdoor JEC. Penampilan Morfem dan Rebellion Rose mengisi rangkaian acara sebelum undian dibuka.
Hadiahnya bukan barang biasa: kesempatan hadir di Yokohama Hot Rod Custom Show pada Desember. Arma Fathul dari Klaten keluar sebagai pemenang.
"Kustomfest mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang membantu pelaksanaan acara dan menjadi bagian penting dari perjalanan 15 tahun Kustomfest. Kami harap rangkaian acara Kustomfest dari tahun ke tahun tetap menjadi barometer perkembangan dunia kustom Indonesia dan menjadi letupan api semangat yang tetap menjaga asa dunia kustom," tutup Lulut.
Penyelenggaraan tahun ini menandai 15 tahun Kustomfest berjalan. Dari panggung di Yogyakarta, nama Ajies Sabara dan F.Art 32 kini tercatat sebagai salah satu builder daerah yang berhasil membawa pulang gelar utama.