Diabetes Saat Hamil Bisa Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak

Diabetes Saat Hamil Bisa Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak
Ilustrasi. Foto: Generate AI

NUSA AKSARA – Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa diabetes pada ibu selama masa kehamilan berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan perkembangan saraf pada anak.

Dilansir dari Parents pada Minggu (19/4/2026), penelitian ini mencakup berbagai jenis diabetes, termasuk diabetes gestasional, tipe 1, dan tipe 2.

Risiko meningkat pada anak

Penelitian yang diterbitkan di jurnal The Lancet Diabetes and Endocrinology ini menganalisis data dari sekitar 205 studi dengan total 56,1 juta kehamilan di seluruh dunia.

Hasilnya menunjukkan bahwa anak yang lahir dari ibu dengan diabetes memiliki kemungkinan 28 persen lebih tinggi mengalami gangguan perkembangan saraf.

Gangguan tersebut meliputi ADHD, autisme, hingga disabilitas intelektual.

Penjelasan dari ahli

Dokter subspesialis fetomaternal, Anushka Chelliah, menyebut bahwa studi ini menunjukkan adanya hubungan antara kondisi ibu dan perkembangan anak.

"Studi ini menunjukkan adanya hubungan antara peningkatan risiko gangguan perkembangan saraf dan penurunan kinerja perkembangan saraf pada anak-anak dari ibu yang menderita diabetes," kata Dr. Chelliah.

Namun, ia menegaskan bahwa penelitian ini tidak membuktikan hubungan sebab akibat secara langsung.

"Ini menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengklarifikasi hubungan antara jenis diabetes tertentu dan spektrum lengkap gangguan perkembangan saraf," jelasnya.

Tidak perlu panik

Ahli lain menekankan bahwa hasil studi ini tidak seharusnya menimbulkan kepanikan. Banyak bayi dari ibu dengan diabetes tetap lahir sehat.

Dokter Todd J. Rosen menyatakan bahwa pengendalian kondisi menjadi faktor penting selama kehamilan.

"Pesan penting bagi para orang tua adalah penting untuk menjaga diabetes dengan baik selama kehamilan untuk menurunkan kemungkinan anak lahir dengan disabilitas," kata Dr. Rosen.

(Fitri Wulandari / CHY)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index