Deretan Motor Listrik Calon Penerima Subsidi Rp3 Juta, Alva hingga Gesits

Kamis, 24 September 2026 | 15:00:31 WIB
Ilustrasi. Foto: Generate AI

NUSAAKSARA.COM — Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp3 triliun untuk insentif motor listrik dengan besaran Rp3 juta per unit, namun aturan teknisnya masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan per 24 September 2026. Alva dan Gesits disebut langsung sebagai calon penerima, sementara daftar final kendaraan belum diumumkan resmi.

Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp3 triliun. Meski begitu, aturan teknis berupa Peraturan Menteri Keuangan masih dalam proses, sehingga daftar final kendaraan belum bisa dipastikan hingga 24 September 2026.

Status Insentif Masih Menunggu Aturan Teknis

Besaran insentif Rp3 juta jangan dianggap sebagai angka permanen. Pemerintah masih melakukan penyesuaian kebijakan insentif kendaraan listrik sepanjang 2026.

Konsekuensinya, subsidi perlu diverifikasi ulang berdasarkan aturan dan periode program saat pembelian dilakukan. Harga yang tercantum di artikel, marketplace, atau materi promosi belum tentu sama dengan harga akhir di dealer.

Alva dan Gesits Disebut Langsung Pemerintah

Dua produsen ini masuk dalam radar program insentif 2026. Keduanya sudah punya pengalaman di pasar motor listrik nasional dengan karakter model yang berbeda.

  • Alva Cervo Q — mengusung desain modern untuk mobilitas perkotaan, dibekali dua baterai dan Boost Mode untuk kebutuhan akselerasi.
  • Gesits Raya G — desain simpel dan praktis, posisi berkendara dibuat nyaman untuk mobilitas kota, karakter motor cocok sebagai kendaraan komuter.

United MX1200, Opsi Berkarakter Utilitas

United MX1200 menyasar pengguna yang butuh motor listrik dengan fungsi angkut. Dek bawahnya luas untuk membawa barang.

Motor ini menghasilkan top power 2.200 watt dengan kecepatan maksimum hingga 65 km/jam. Model terbarunya sudah memakai sistem pengisian langsung.

United sebelumnya memiliki sejumlah model bersertifikat TKDN minimal 40% yang masuk program subsidi pemerintah.

Smoot Zuzu dan Ekosistem Tukar Baterai

Smoot Zuzu menawarkan solusi berbeda lewat sistem baterai yang dapat ditukar. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 80 km dengan kecepatan maksimum hingga 70 km/jam.

Motor ini mendukung ekosistem penukaran baterai dan terhubung dengan aplikasi SWAP untuk mencari stasiun baterai. Smoot sebelumnya mencatat TKDN di atas 47% untuk sejumlah varian dalam program subsidi terdahulu.

Polytron Fox-S untuk Mobilitas Harian

Polytron Fox-S menyasar kebutuhan mobilitas harian dengan desain skuter modern. Kecepatan maksimumnya sekitar 80 km/jam.

Model ini cocok untuk perjalanan dalam kota hingga jarak menengah. Karakter berkendaranya praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Jika masuk dalam ketentuan final motor listrik subsidi Rp3 juta, model seperti Fox-S menarik dipertimbangkan berdasarkan harga setelah insentif dan kebutuhan penggunaan.

Yang Perlu Dicek Sebelum Membeli

Daftar penerima subsidi resmi masih menunggu aturan teknis pemerintah. Karena itu, beberapa model di atas baru bisa dijadikan referensi awal, bukan jaminan mendapat insentif.

Calon pembeli sebaiknya memverifikasi status penerima subsidi langsung ke dealer atau sumber resmi saat transaksi. Pastikan juga sertifikat TKDN dan periode program berlaku untuk unit yang dibeli.

Terkini