NUSAAKSARA.COM — PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) menambah kepemilikan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebanyak 156,57 juta saham pada 21 Oktober 2026. Nilai transaksi pembelian saham emiten Grup Bakrie itu mencapai Rp135,43 miliar dengan harga Rp865 per saham. Porsi hak suara Trimegah Sekuritas di ENRG naik dari 10,78% menjadi 11,24% setelah transaksi tersebut.
Transaksi pembelian saham ENRG oleh Trimegah Sekuritas dilakukan dengan tujuan reverse repo. Reverse repo merupakan transaksi penjualan efek dengan janji pembelian kembali pada waktu dan harga yang telah disepakati. Keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut transaksi itu menambah 156,57 juta saham ENRG ke portofolio Trimegah Sekuritas.
Dengan harga pembelian Rp865 per saham, nilai transaksi tercatat Rp135,43 miliar. Jumlah kepemilikan saham Trimegah Sekuritas di ENRG meningkat dari sebelumnya 3.700.194.922 saham menjadi 3.856.764.922 saham.
Hak Suara Trimegah Sekuritas Naik ke 11,24%
Keterbukaan informasi BEI yang dikutip Jumat (23/10/2026) menyebut hak suara Trimegah Sekuritas di ENRG meningkat dari 10,78% menjadi 11,24% setelah transaksi pembelian saham tersebut. Kenaikan porsi ini menempatkan Trimegah Sekuritas sebagai salah satu pemegang saham signifikan di emiten energi milik Grup Bakrie itu.
Pembelian saham ENRG oleh Trimegah Sekuritas bukan yang pertama. Sebelumnya, sekuritas tersebut telah membeli 265 juta saham ENRG pada 16 Oktober 2026 dengan harga Rp925 per saham.
Transaksi Sebelumnya Bernilai Rp245,13 Miliar
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI yang dikutip Selasa (20/10/2026), nilai transaksi pembelian 265 juta saham ENRG pada 16 Oktober 2026 mencapai Rp245,13 miliar. Sama seperti transaksi terbaru, pembelian tersebut dilakukan dengan tujuan reverse repo.
Dua transaksi dalam rentang sepekan menunjukkan penambahan kepemilikan yang cukup agresif. Pada 16 Oktober 2026, Trimegah Sekuritas membeli saham ENRG di harga Rp925 per saham. Lima hari berselang, pembelian dilakukan di harga Rp865 per saham, atau sekitar 6,5% lebih rendah dari harga transaksi sebelumnya.
Harga Pembelian Turun dari Rp925 ke Rp865 per Saham
Selisih harga dua transaksi itu menarik dicermati. Pembelian pertama pada 16 Oktober 2026 dilakukan di level Rp925 per saham, sementara pembelian 21 Oktober 2026 dilakukan di Rp865 per saham. Penurunan harga beli bisa memberi keuntungan tersendiri bagi Trimegah Sekuritas bila saham ENRG kembali menguat.
Namun perlu dicatat, transaksi ini dibingkai sebagai reverse repo, bukan akumulasi kepemilikan jangka panjang murni. Skema reverse repo berarti ada janji pembelian kembali pada waktu dan harga yang telah disepakati. Dengan demikian, penambahan saham ENRG oleh Trimegah Sekuritas perlu dibaca dalam konteks transaksi pendanaan, bukan semata sinyal pandangan bullish terhadap emiten tersebut.
Apa Artinya bagi Pemegang Saham ENRG
Bagi investor ENRG, kenaikan porsi hak suara Trimegah Sekuritas ke 11,24% menambah konsentrasi kepemilikan di emiten Grup Bakrie itu. Pembaca laporan keuangan perlu mencermati apakah penambahan ini berlanjut atau berhenti di level tersebut, mengingat sifat transaksi yang disebut sebagai reverse repo.
Harga transaksi Rp865 per saham pada 21 Oktober 2026 bisa menjadi salah satu acuan pasar dalam menilai level valuasi ENRG dalam jangka pendek. Pembelian di harga lebih rendah dari transaksi sebelumnya menunjukkan ruang harga yang masih dinamis di saham ENRG.
Trimegah Sekuritas sendiri tercatat sebagai emiten dengan kode TRIM di BEI. Keterbukaan informasi atas transaksi saham ENRG ini merupakan kewajiban pelaporan sebagai pemegang saham dengan porsi kepemilikan di atas ambang tertentu.