Como Hancurkan Manchester United 4-1, Fabregas Tetap Minta Anak Asuhnya Rendah Hati

Como Hancurkan Manchester United 4-1, Fabregas Tetap Minta Anak Asuhnya Rendah Hati
Pemain Como merayakan gol ke gawang Manchester United pada laga Liga Champions di Stadion Giuseppe Sinigaglia.

NUSAAKSARA.COM — Como mempermalukan Manchester United dengan skor 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada laga Liga Champions. Nico Paz menjadi bintang lewat hattrick-nya, sementara Cesc Fabregas menolak larut dalam euforia meski timnya kini menempati peringkat kesembilan klasemen.

Kemenangan Como atas Manchester United di Liga Champions bukan sekadar tiga poin biasa. Klub berjuluk I Lariani itu tampil dominan dan memaksa tim tamu pulang dengan kepala tertunduk.

Skor 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia lahir dari performa gemilang Nico Paz yang mencetak hattrick, ditambah satu gol Jacobo Ramon. Gol Joshua Zirkzee pada menit akhir hanya menjadi hiburan bagi Manchester United.

Nico Paz Jadi Eksekutor Utama Kemenangan Como

Nico Paz tampil sebagai sosok paling menonjol di laga ini. Tiga golnya membuktikan kualitas lini serang Como yang mampu membongkar pertahanan Manchester United berkali-kali.

Jacobo Ramon melengkapi pesta gol tuan rumah. Sementara itu, lini belakang Como nyaris sempurna menjaga gawang hingga Joshua Zirkzee memperkecil kedudukan di penghujung pertandingan.

Fabregas Menolak Terlena dengan Hasil Besar

Cesc Fabregas menyambut kemenangan atas Manchester United dengan senang, namun tidak berlebihan. Pelatih berusia muda itu menegaskan timnya masih berada di titik awal dari target yang mereka canangkan.

"Ini adalah malam spesial, tetapi kami masih di titik awal dari semua yang ada di pikiran kami. Kami tetap rendah hati dan bekerja keras. Ini adalah pertandingan yang luar biasa, tetapi kami harus berpikir ke depan karena kami juga akan bermain pada hari Sabtu," kata Fabregas.

Fabregas yang pernah berkostum Arsenal itu juga menyinggung kondisi Manchester United yang sedang compang-camping. Meski begitu, ia tetap menyanjung kemampuan anak asuhnya yang tampil prima di panggung Liga Champions.

"Mereka tetap Manchester United, mungkin mereka sedang dalam kesulitan, tetapi jangan lupa beberapa pemain kami baru main tiga kali di Liga Champions. Itulah mengapa kepercayaan diri dan cara bermain mereka memberi saya semangat," ujar Fabregas dikutip dari Sky Sports Italia.

"Menang seperti ini sangat memuaskan, tetapi kami tetap rendah hati karena selanjutnya akan datang bagian-bagian yang sulit, dan kami akan bermain lagi pada hari Sabtu," ucapnya melanjutkan.

Perjalanan Como di Liga Champions Musim Ini

Como menunjukkan konsistensi sebagai salah satu tim yang berkembang dengan baik. Muncul sebagai tim promosi Serie A pada 2024/2025, klub ini kemudian menyodok ke papan atas dan kini tampil di Liga Champions.

Bukan sekadar sebagai penggembira, anak asuh Fabregas bisa unjuk gigi. Setelah menang atas RB Leipzig dan kalah dari Feyenoord, Como mengecundangi Manchester United dengan skor meyakinkan.

Kemenangan atas MU membuat Como menempati peringkat kesembilan di klasemen Liga Champions. Pada matchday keempat Liga Champions yang berlangsung awal November, Como akan menghadapi Lens.

Jadwal Selanjutnya Jadi Ujian Konsistensi Como

Fabregas menegaskan timnya tidak boleh berpuas diri. Jadwal padat menanti, termasuk pertandingan pada hari Sabtu dan laga melawan Lens pada matchday keempat Liga Champions awal November mendatang.

Bagian tersulit musim ini baru akan datang. Como perlu membuktikan bahwa kemenangan atas Manchester United bukan sekadar kebetulan, melainkan tanda kebangkitan tim promosi yang serius bersaing di kompetisi elite Eropa.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index