NUSAAKSARA.COM — Negosiator Amerika Serikat dan China menutup hari kedua perundingan dagang di New York pada Senin (21/9), dengan agenda melebar ke kecerdasan buatan dan investasi. Pertemuan berlangsung menjelang kunjungan Presiden Xi Jinping ke AS pada Rabu (23/9), sementara kedua pihak belum menyentuh opsi perpanjangan gencatan perang dagang.
Perundingan hari kedua digelar di kantor pusat JPMorgan Chase & Co di New York. Wakil Menteri Keuangan China Liao Min menyampaikan pernyataan singkat di luar gedung usai pertemuan, tanpa merinci isi pembicaraan secara mendalam.
Liao mengatakan sesi Senin berfokus pada pelaksanaan kesepakatan yang telah dicapai oleh negosiator utama kedua negara. Ia menolak berkomentar ketika ditanya soal kemungkinan perpanjangan gencatan perang dagang.
Tidak ada pejabat senior lain dari AS maupun China yang terlihat di lokasi pertemuan. Kehadiran terbatas itu menandai sesi teknis, bukan pertemuan tingkat tinggi.
Susunan Negosiator dan Jadwal Kunjungan Xi
Menteri Keuangan AS Scott Bessent, negosiator perdagangan utama China Li Chenggang, dan Wakil Perdana Menteri He Lifeng menggelar perundingan sehari penuh pada Minggu. Pertemuan itu menjadi sesi utama sebelum rangkaian teknis pada Senin.
Kedatangan Xi diperkirakan pada Rabu (23/9). Kunjungan tersebut menjadi tenggat tidak resmi bagi kedua delegasi untuk menyelesaikan butir-butir kesepakatan yang masih menggantung.
Hari kedua perundingan memperlihatkan perluasan agenda. AI dan investasi masuk ke meja perundingan, di luar isu tarif dan perdagangan barang yang biasa mendominasi pembicaraan AS-China.
Dialog AI AS-China dan Penilaian Kedua Delegasi
Setelah perundingan Minggu, Li menyebut pertemuan berlangsung dalam "suasana yang baik". Bessent menyebutnya "sangat sukses".
Bessent mengatakan kedua negara sepakat membentuk apa yang disebutnya sebagai "dialog AI AS-China". Forum itu ditujukan untuk membangun pemahaman bersama mengenai manfaat dan ancaman teknologi tersebut.
Belum ada rincian soal bentuk, frekuensi, atau tingkat perwakilan dalam dialog AI tersebut. Kedua delegasi juga tidak mengumumkan siapa yang akan memimpin forum baru itu.
Gencatan Perang Dagang Masih Tanpa Kejelasan
Perpanjangan gencatan perang dagang menjadi pertanyaan yang belum terjawab. Liao menolak menanggapi saat ditanya soal itu, dan tidak ada pejabat lain yang memberi keterangan.
Kedua pihak menyatakan perundingan berjalan positif, namun belum ada pengumuman resmi soal perpanjangan maupun perluasan kesepakatan. Pernyataan positif dari Li dan Bessent belum disertai dokumen atau butir kesepakatan yang dipublikasikan.
Sejumlah butir kesepakatan yang telah dicapai negosiator utama kini memasuki tahap pelaksanaan. Sesi Senin membahas bagaimana komitmen itu diterjemahkan ke langkah konkret masing-masing negara.
Yang Ditunggu Sebelum Xi Tiba di Washington
Kunjungan Xi pada Rabu menjadi penanda apakah kedua negara mampu mengunci hasil perundingan New York. Sampai Senin malam waktu setempat, belum ada jadwal resmi penandatanganan atau pengumuman bersama.
Delegasi AS dan China diperkirakan masih membahas sejumlah isu teknis sebelum rombongan Xi bertolak. Perkembangan soal gencatan perang dagang dan bentuk final dialog AI akan menentukan nada kunjungan tersebut.