Isu Greenland, Trump Ancam Tarif Tinggi ke Negara-Negara NATO Eropa

Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:00:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Generate AI)

NUSA AKSARA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana pengenaan tarif terhadap delapan negara anggota NATO Eropa yang menentang ambisinya untuk mengakuisisi Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark.

Trump menyebut kebijakan tarif tersebut akan tetap diberlakukan hingga targetnya tercapai.
“Langkah-langkah tersebut akan tetap berlaku hingga ‘pembelian lengkap dan total’ wilayah otonom Denmark tersebut tercapai,” kata Trump.

Dikutip dari Russia Today, Selasa (20/1/2026), dalam beberapa pekan terakhir Trump berulang kali menyuarakan keinginannya untuk mengambil alih Greenland. Ia berdalih langkah tersebut diperlukan demi “keamanan nasional” Amerika Serikat serta untuk menghadapi dugaan ancaman dari China dan Rusia di kawasan Arktik.

Trump bahkan mengisyaratkan tidak menutup kemungkinan penggunaan cara apa pun untuk menguasai pulau strategis tersebut, termasuk aneksasi atau pengambilalihan secara paksa.

Ancaman terbaru disampaikan Trump pada Sabtu lalu melalui unggahan di platform Truth Social miliknya. Ia mengumumkan tarif terhadap delapan negara NATO Eropa, yakni Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris Raya, Belanda, dan Finlandia.

Tarif awal sebesar 10 persen dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari 2026. Angka tersebut akan dinaikkan menjadi 25 persen pada Juni mendatang dan tetap diterapkan hingga kesepakatan terkait Greenland tercapai.

Dalam pernyataannya, Trump kembali menuding adanya potensi pengambilalihan Greenland oleh China atau Rusia. Ia juga menyoroti kehadiran sejumlah negara NATO di wilayah tersebut.

“Tidak seorang pun akan menyentuh sebidang tanah suci ini, terutama karena Keamanan Nasional Amerika Serikat, dan dunia pada umumnya, dipertaruhkan,” tulis Trump.
Ia menambahkan bahwa Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris Raya, Belanda, dan Finlandia telah melakukan perjalanan ke Greenland “untuk tujuan yang tidak diketahui”.

Trump menegaskan seluruh negara yang disebutkannya akan tetap dikenai tarif dan “harus membayar” hingga tercapai kesepakatan.

Meski demikian, negara-negara NATO Eropa sejauh ini cenderung menahan diri untuk tidak terlibat konfrontasi terbuka dengan Washington. Namun sebagai bentuk dukungan terhadap Denmark, beberapa negara diketahui telah mengirimkan kontingen militer kecil ke Greenland.

Pemerintah Denmark dan otoritas otonom Greenland secara konsisten menolak wacana penyerahan wilayah tersebut kepada AS. Mereka menegaskan bahwa masa depan Greenland sepenuhnya berada di tangan rakyatnya.

Pada 2008, warga Greenland melalui referendum memilih untuk mempertahankan status pemerintahan sendiri di dalam Kerajaan Denmark. (Fitri Wulandari/CHY)

Tags

Terkini