Rockwell Automation Resmikan SOC, Singapura Tegaskan Pusat Siber Asia

Senin, 09 Februari 2026 | 12:00:00 WIB
FOTO: ilustrasi generate AI.

NUSA AKSARA — Singapura kembali menegaskan posisinya sebagai pusat teknologi dan keamanan siber global. Perusahaan otomasi industri multinasional, Rockwell Automation, meresmikan Security Operations Center (SOC) terbaru mereka di Singapura, yang akan memantau ancaman siber secara real time di seluruh kawasan Asia Pasifik.

Fasilitas ini mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan deteksi, analisis, dan respons terhadap serangan siber selama 24 jam penuh. Kehadiran SOC tersebut dinilai sebagai langkah strategis di tengah meningkatnya serangan siber terhadap infrastruktur industri, energi, manufaktur, hingga layanan publik di kawasan ini.

President Asia Pacific Rockwell Automation menyebut Singapura sebagai lokasi ideal untuk penguatan pertahanan digital regional.

“Singapura menawarkan kombinasi unik antara stabilitas regulasi, talenta teknologi kelas dunia, dan ekosistem digital yang matang. Ini menjadikannya pusat terbaik untuk operasi keamanan siber regional kami,” ujar perwakilan Rockwell Automation dalam peresmian SOC tersebut.

Pemilihan Singapura bukan tanpa alasan. Negara kota ini selama bertahun-tahun dikenal memiliki kerangka regulasi digital yang kuat, komitmen tinggi terhadap perlindungan data, serta investasi berkelanjutan pada infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia. Pemerintah Singapura juga aktif mendorong kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam memperkuat ketahanan siber nasional.

Dengan beroperasinya SOC Rockwell Automation, Singapura semakin mengukuhkan perannya sebagai “benteng digital” Asia Pasifik, khususnya dalam menghadapi ancaman siber lintas negara yang kian kompleks dan terorganisasi.

Dampaknya turut dirasakan oleh negara-negara tetangga, termasuk Indonesia. Banyak perusahaan Indonesia, khususnya di sektor industri dan energi, tercatat menggunakan sistem otomasi dan teknologi operasional lintas negara. Kehadiran SOC regional di Singapura memungkinkan pemantauan dan mitigasi risiko siber yang lebih cepat dan terkoordinasi.

Pakar keamanan siber regional menilai keberadaan pusat-pusat keamanan di Singapura dapat menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia.

“Di satu sisi, Indonesia diuntungkan karena mendapat akses perlindungan dan standar keamanan global. Namun di sisi lain, ini menjadi pengingat pentingnya membangun pusat keamanan siber nasional yang setara dan mandiri,” ujar analis keamanan siber Asia Tenggara.

Langkah Rockwell Automation ini juga menegaskan tren global, di mana keamanan data dan sistem operasional menjadi prioritas utama seiring meningkatnya digitalisasi industri. Di tengah eskalasi ancaman siber, Singapura kembali membuktikan diri sebagai titik strategis yang dipercaya dunia untuk menjaga stabilitas ekosistem digital kawasan.

(CHY)

Terkini