Pemerintah Serahkan Bansos Tahap I Rp878 M untuk Korban Bencana Sumatera

Minggu, 08 Maret 2026 | 16:00:00 WIB
FOTO: Dokumentasi Kemendagri

NUSA AKSARA – Pemerintah menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap pertama senilai hampir Rp900 miliar kepada masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana melalui program Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) wilayah Sumatera. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat yang terdampak agar dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

Total bantuan tahap pertama yang disalurkan mencapai Rp878.681.800.000. Dana tersebut mencakup Bantuan Isian Hunian (BIH), Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE), serta Jaminan Hidup (Jadup) bagi warga terdampak.

Secara keseluruhan, BIH dan BSSE diberikan kepada 67.886 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Rinciannya, BIH sebesar Rp203.658.000.000 dan BSSE sebesar Rp339.430.000.000. Dengan demikian, total bantuan pada komponen tersebut mencapai Rp543.088.000.000.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) kepada 248.588 penerima manfaat. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp450.000 per bulan selama tiga bulan, dengan total anggaran mencapai Rp335.593.800.000. Seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Mendagri Tito Karnavian menyatakan bahwa penyaluran bansos ini tidak berhenti pada tahap pertama. Pemerintah akan menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

“Nanti ada gelombang berikutnya,” ujar Tito saat menutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026 di kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).

Sebelumnya, Tito juga menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan dampak bencana saat menghadiri acara Penyerahan Santunan Ahli Waris Korban Bencana Hidrometeorologi serta Sosialisasi Penambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 bagi Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbar yang digelar secara hybrid dari Gedung MTQ Pidie Jaya, Aceh.

Di Provinsi Aceh, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp450.765.150.000. Bantuan BIH dan BSSE diberikan kepada 35.085 KPM, dengan rincian BIH sebesar Rp105.255.000.000 dan BSSE sebesar Rp175.425.000.000, sehingga totalnya mencapai Rp280.680.000.000.

Sementara itu, bantuan Jaminan Hidup di Aceh diberikan kepada 125.989 penerima manfaat dengan total anggaran Rp170.085.150.000.

“Sekitar Rp400 miliar di antaranya untuk Aceh, dan separuhnya atau sekitar Rp241 miliar berada di Pidie Jaya,” kata Tito.
Di Provinsi Sumatera Utara, bantuan yang disalurkan mencapai Rp82.809.950.000. Rinciannya, BIH sebesar Rp11.028.000.000 dan BSSE sebesar Rp18.380.000.000 bagi 3.676 KPM, dengan total Rp29.408.000.000. Selain itu, Jadup diberikan kepada 39.557 penerima manfaat dengan nilai Rp53.401.950.000.

Sementara di Provinsi Sumatera Barat, total bantuan mencapai Rp43.440.100.000. BIH sebesar Rp10.617.000.000 dan BSSE sebesar Rp17.695.000.000 disalurkan kepada 3.539 KPM dengan total Rp28.312.000.000. Adapun Jadup diberikan kepada 11.206 penerima manfaat dengan total anggaran Rp15.128.100.000.

Pemerintah berharap penyaluran bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan, sekaligus mendorong percepatan pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak bencana.

Selain itu, pemerintah memastikan bahwa seluruh bantuan disalurkan secara tepat sasaran berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi.

(CHY/CTA)

Tags

Terkini