Rano Hadiri Screening Buya Hamka III, Soroti Literasi Sejarah

Selasa, 21 April 2026 | 10:00:00 WIB
FOTO: Dokumentasi Pemprov DKI

NUSA AKSARA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri acara pemutaran film Buya Hamka III di XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/4). Kegiatan ini dihadiri jajaran Pemprov DKI Jakarta dan BUMD.

Dilansir dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta, kehadiran Rano menjadi bentuk apresiasi terhadap perfilman nasional yang mengangkat tokoh inspiratif.

Film sebagai Media Pengenalan Tokoh Bangsa

Rano menilai film memiliki peran penting dalam mengenalkan sosok teladan kepada generasi muda. Ia menyebut karya ini dapat menjadi jembatan untuk mendekatkan sejarah kepada publik.

“Film ini dibuat melalui perjalanan panjang. Sejak awal, produser sudah memahami risikonya. Namun, yang terpenting adalah bagaimana generasi muda dapat mengenal Buya Hamka sebagai tokoh panutan,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan visual melalui film dapat membantu generasi muda memahami nilai sejarah secara lebih dekat.

Dukungan untuk Film Bertema Sejarah

Rano menegaskan bahwa dukungan terhadap film sejarah tidak hanya terbatas pada aspek pembiayaan. Ia menilai penting adanya ruang apresiasi agar film dapat menjangkau lebih banyak penonton.

“Film seperti ini harus kita dukung bersama, bukan hanya secara finansial, tetapi juga dengan memberi perhatian dan ruang agar generasi muda memahami sejarah serta mengenal tokoh bangsa,” jelasnya.

Ia menilai film dapat menjadi medium efektif dalam menyampaikan nilai kehidupan dan kebangsaan.

Penguatan Ekosistem Perfilman

Dilansir dari siaran pers yang sama, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mengembangkan industri film melalui pembentukan Jakarta Film Commission. Lembaga ini direncanakan menjadi bagian dari penguatan ekosistem perfilman di Jakarta.

“Jakarta akan menjadi kota sinema. Kami telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk internasional. Ini menunjukkan potensi besar Jakarta dalam industri kreatif, khususnya perfilman,” urainya.

Ke depan, Jakarta juga ditargetkan menjadi tuan rumah berbagai agenda perfilman internasional.

Ajakan untuk Edukasi Generasi Muda

Rano mengajak masyarakat, khususnya orang tua, memanfaatkan film sebagai sarana edukasi bagi anak-anak. Ia menilai film dapat membantu memperkenalkan tokoh bangsa dan nilai kehidupan.

“Kita punya tanggung jawab memperkenalkan tokoh panutan kepada generasi penerus. Film ini layak ditonton dan menjadi bagian dari pembelajaran nilai kehidupan,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi sejarah sekaligus mendorong peran film dalam pembentukan karakter generasi muda.

(CHY)

Tags

Terkini