Rano Hadiri JGTC 2026, Soroti Festival Musik Perkuat Identitas Budaya Jakarta

Minggu, 26 April 2026 | 13:00:00 WIB
FOTO: Dokumentasi Pemprov DKI

NUSA AKSARA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Jazz Goes to Campus (JGTC) bertajuk The City Series 2026 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Sabtu (24/4/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 50 tahun JGTC.

Dilansir dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta, kehadiran Rano menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan seni dan budaya di Jakarta.

Festival sebagai Ruang Ekspresi dan Kolaborasi

Rano menyampaikan bahwa JGTC tidak hanya menjadi ajang pertunjukan musik, tetapi juga ruang bagi ide dan kolaborasi kreatif.

“Saya sangat terkesan kegiatan hari ini menjadi momentum menuju peringatan 50 tahun penyelenggaraan JGTC, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap perayaan lima abad Jakarta pada 2027,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan ini turut memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.

Seni sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif

Menurut Rano, seni memiliki peran yang lebih luas dari sekadar ekspresi estetika. Ia menekankan pentingnya seni dalam mendorong ekonomi kreatif.

“Oleh karena itu, berbagai ruang kreatif memiliki peran signifikan dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan, sekaligus menghadirkan akses yang lebih luas bagi pelaku kreatif untuk terus berkarya dan berinovasi,” tuturnya.

Dilansir dari siaran pers yang sama, JGTC dinilai menjadi bagian dari ekosistem seni yang berkembang di Jakarta.

Revitalisasi Ruang Kreatif di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mengoptimalkan ruang kreatif, salah satunya melalui penguatan fungsi kawasan Taman Ismail Marzuki sebagai pusat seni dan budaya.

“Kami ingin ruang-ruang kreatif di Jakarta dimanfaatkan secara optimal untuk membangun masyarakat yang kreatif dan berdaya. Dalam mewujudkan visi sebagai kota global berwawasan budaya, Jakarta terus berkembang dengan mengintegrasikan kekayaan budaya lokal dan inovasi,” urainya.

Kawasan ini diharapkan menjadi tempat kolaborasi dan produksi karya kreatif.

Dorong Karakter Budaya Lokal

Rano berharap ekonomi kreatif Jakarta tetap memiliki karakter yang kuat dengan berpijak pada budaya lokal, termasuk budaya Betawi.

“Semoga JGTC dapat terus berkembang sebagai ruang bersama yang mendorong kreativitas, menggerakkan perekonomian, memperkuat budaya lokal, serta membuka peluang kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan,” harapnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem seni dan budaya sebagai fondasi pembangunan kota.

(CHY)

Tags

Terkini