Pemprov DKI Serahkan Santunan untuk Korban KRL Bekasi

Kamis, 30 April 2026 | 19:00:00 WIB
FOTO: Dokumentasi Pemprov DKI

NUSA AKSARA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyerahkan santunan kepada keluarga almarhumah Nur Laila dan almarhumah Nuryati di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/4/2026). Keduanya merupakan korban kecelakaan tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi.

Dilansir dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta, kedua korban memiliki peran dalam pelayanan masyarakat, yakni sebagai guru ASN dan kader jumantik.

Duka dan Apresiasi atas Pengabdian

Rano menyampaikan duka cita atas wafatnya kedua korban. Ia menilai kehilangan ini tidak hanya dirasakan keluarga, tetapi juga lingkungan kerja dan masyarakat.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhumah Nur Laila dan almarhumah Nuryati. Peristiwa ini meninggalkan duka, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menambahkan, kedua almarhumah telah memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dan kesehatan lingkungan.

Santunan dan Dukungan Lanjutan

Pemprov DKI Jakarta menyerahkan santunan dari berbagai lembaga kepada keluarga korban. Keluarga Nur Laila menerima santunan dari PT Taspen sekitar Rp283 juta.

Sementara itu, keluarga Nuryati menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp42 juta serta Rp20 juta dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta.

Menurut Rano, bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap keluarga korban.

“Bantuan ini tidak dapat menggantikan kehilangan. Namun, kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masa duka,” urainya.

Respons Cepat Penanganan

Rano menyampaikan Pemprov DKI Jakarta langsung mengerahkan jajaran saat menerima informasi kejadian. Penanganan dilakukan melalui BPBD, PMI, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta dukungan ambulans.

“Saat mendapat informasi, kami langsung memerintahkan jajaran turun ke lokasi. Hingga kini, Transjakarta masih menyediakan shuttle bus di Bekasi untuk membantu mobilitas warga terdampak,” ungkapnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan membantu masyarakat yang terdampak.

Dukungan Pendidikan untuk Keluarga

Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan dukungan lanjutan bagi keluarga korban, termasuk kemungkinan bantuan pendidikan bagi anak almarhumah yang masih bersekolah.

“Insyaallah Dinas Pendidikan memiliki program untuk itu. Kami akan pertimbangkan karena beliau bagian dari keluarga besar Pemprov DKI,” ucap Rano.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam penyaluran bantuan kepada keluarga korban.

Harapan ke Depan

Rano berharap peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan keselamatan transportasi. Ia menekankan komitmen pemerintah untuk terus menjaga keselamatan masyarakat.

“Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat komitmen menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memastikan kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan dukungan bagi warga yang terdampak musibah.

(CHY)

Tags

Terkini