FLOII Expo 2026 Dibuka, 120 Exhibitor dari 5 Negara Ramaikan ICE BSD

Jumat, 18 September 2026 | 20:00:31 WIB
Ilustrasi. Foto: Generate AI

NUSAAKSARA.COM — Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 resmi dibuka di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang, dan berlangsung hingga 20 September 2026. Tahun kelima pameran ini mengusung tema "United by Nature" dengan lebih dari 120 exhibitor dari Indonesia, Thailand, Taiwan, China, dan Ekuador.

Penggemar tanaman hias di Jabodetabek punya agenda baru akhir pekan ini. FLOII Expo 2026 kembali digelar di ICE BSD City, Tangerang, membawa lebih dari 120 exhibitor dari dalam dan luar negeri. Ini tahun kelima pameran yang mempertemukan breeder, nursery, landscape designer, kolektor, hingga penghobi rumahan dalam satu atap.

Pembukaan dihadiri Kepala Badan Karantina Indonesia H. Abdul Kadir Karding, Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Tommy Nugraha, serta perwakilan asosiasi dan komunitas florikultura. Peserta dari Thailand, Taiwan, China, dan Ekuador ikut meramaikan lantai pameran.

Bukan Sekadar Pameran Tanaman

Steering Committee FLOII Expo, Rustika Herlambang, menyebut tema "United by Nature" sengaja dipilih untuk menegaskan posisi florikultura sebagai ruang temu berbagai kepentingan.

"FLOII Expo 2026 mengajak kita melihat florikultura bukan sekadar tren atau hobi, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas, pelaku industri, dan masyarakat melalui kecintaan terhadap tanaman, alam, dan gaya hidup berbasis nature dalam satu ekosistem yang terus berkembang," kata Rustika.

Abdul Kadir Karding dalam sambutannya menilai pameran ini jadi momentum melihat perkembangan industri florikultura secara lebih luas. Kolaborasi, menurutnya, kunci agar tanaman hias tidak berhenti sebagai komoditas.

"Hari ini kita tidak hanya membuka sebuah pameran tanaman hias, tetapi juga membuka jendela untuk melihat masa depan industri florikultura Indonesia. Tema 'United by Nature' menggambarkan arah yang sangat tepat, karena tanaman menyatukan petani dengan industri, breeder dengan nursery, pelaku usaha dengan konsumen, komunitas dengan pemerintah, hingga menyatukan Indonesia dengan pasar dunia," ujar Abdul Kadir.

Deretan Program Selama Empat Hari

Penyelenggara menyiapkan beragam agenda yang memperluas pengalaman pengunjung terhadap dunia tanaman. Mulai dari Plant Exhibition, Landscape Showcase, Botanical Art Competition, Plant Contest, hingga Plant Auction.

Ada juga Aquascape & Terrarium Competition, talkshow, dan workshop. Pada hari pertama, pengunjung disuguhi Art Plant Music by Onion Jams yang memadukan tanaman dan musik.

Sisi edukasi mendapat porsi lewat sejumlah diskusi. Muh. Luthfi dan A. Hary Prasetyo dari Art Garden Flowers membahas impor tanaman dan ketentuan perdagangan lintas negara. Dr. Abdul Rahman bersama Dimas Galang Anggoro mengupas proses karantina tanaman.

Bagi yang ingin praktik langsung, tersedia Workshop Vaskuarium Hidrogel bersama Rudi, Edukator Kebun Raya MNR, serta Workshop Melukis Pot bersama Kinan dan Ummi Karplanter.

Modal Besar Indonesia di Industri Florikultura

Ketua Umum Indonesia Aroid Society (IAS) Anjasmara Prasetya menilai Indonesia punya bekal kuat untuk mengembangkan sektor ini, dari kekayaan hayati sampai keberadaan breeder dan kolektor.

"Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa, para breeder yang kreatif, kolektor yang luar biasa, hingga pengusaha tanaman hias yang tangguh. Yang kita perlukan saat ini adalah bersatu, membangun jaringan, meningkatkan profesionalisme, dan bergerak bersama," ujar Anjasmara.

Penyelenggaraan FLOII Expo 2026 didukung Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian. Sejumlah mitra terlibat, termasuk BRI sebagai Official Bank Partner, Pupuk Indonesia, PT PLN (Persero), Pertamina International EP, serta Kebun Raya.

Buat kamu yang sedang cari tanaman baru atau ingin belajar langsung dari para praktisi, ajang ini berlangsung sampai 20 September 2026 di Hall 3A, ICE BSD City. Cek jadwal talkshow dan workshop-nya dulu supaya kunjunganmu lebih terarah.

Terkini