NUSAAKSARA.COM — Presiden Prabowo Subianto menyambangi kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputera. Rombongan tiba sekitar pukul 17.45 WIB dan langsung disambut Megawati yang didampingi Puan Maharani. Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah memastikan pertemuan berlangsung penuh keakraban tanpa menyinggung urusan politik.
Rombongan kepala negara tiba sekitar pukul 17.45 WIB. Prabowo datang bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Tedy Indra Wijaya.
Tujuan Kedatangan: Ucapkan Duka Cita Langsung
Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menjelaskan, Prabowo datang untuk menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Guruh Soekarnoputera. Menurut Said, Prabowo belum sempat bertakziah saat jenazah disemayamkan hingga prosesi pemakaman karena agenda pemerintahan dan kenegaraan yang padat.
"Pada saat jenazah Mas Guruh disemayamkan hingga prosesi pemakaman, Bapak Presiden belum berkesempatan untuk bertakziah secara langsung dikarenakan agenda pemerintahan dan kenegaraan yang begitu padat," kata Said dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).
Said menyebut kepergian Guruh berlangsung mendadak. Ia memaklumi kepadatan jadwal Prabowo dan menilai kedatangan presiden ke Teuku Umar sebagai bentuk perhatian langsung kepada Megawati.
"Kedatangan Bapak Presiden dan rombongan tentu ingin langsung mengucapkan duka cita mendalam itu kepada Ibu Mega, apalagi keduanya merupakan sahabat karib sejak lama," ujarnya.
Saling Mendoakan di Tengah Duka
Selama pertemuan, Prabowo dan Megawati saling mendoakan. Prabowo mendoakan agar arwah Guruh diterima di sisi Allah SWT. Megawati mendoakan Prabowo agar senantiasa diberi kesehatan dan mampu menjalankan tugas kepemimpinan nasional dengan paripurna.
"Selama pertemuan, kedua sahabat saling mendoakan, termasuk Bapak Presiden mendoakan agar arwah Mas Guruh Soekarnoputera diterima di sisi Allah SWT. Sebaliknya, Ibu Mega juga mendoakan agar Bapak Presiden senantiasa diberikan berkah sehat," tutur Said.
Said mengaku diminta menyertai pertemuan tersebut. Menurut dia, Megawati tampak terharu atas perhatian yang diberikan Prabowo.
Ditegaskan Tak Menyinggung Politik
Said menegaskan pertemuan kedua tokoh tidak membicarakan hal lain, termasuk politik. Ia menyebut silaturahmi itu murni untuk menjaga hubungan personal keduanya.
"Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan syahdu. Pertemuan ini sangat personalized, dan beliau berdua sama sekali tidak ada pembicaraan lainnya, apalagi bicara politik," kata Said.
Menurut Said, pertemuan itu menjadi cara kedua sahabat lama menjaga silaturahmi di tengah suasana duka. Ia menilai hubungan personal Prabowo dan Megawati tetap terjaga meski keduanya berada di kubu politik yang berbeda.