Bahlil Tiba di Istana, Bakal Rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00:32 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta.

NUSAAKSARA.COM — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mendatangi Istana Kepresidenan menyusul kabar penugasan rangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi. Ia mengaku telah menerima telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terkait amanat tersebut. Kedatangan Bahlil bertepatan dengan isu perombakan Kabinet Merah Putih yang juga menyeret nama Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji.

Bahlil tiba di kompleks Istana sekitar pukul 13.15 WIB dengan jas hitam dan dasi biru muda. Sebelum masuk, ia menyampaikan bahwa penugasan rangkap jabatan itu datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

"Amanah dari Bapak Presiden untuk bangsa dan negara. Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab (Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya), untuk menko merangkap merangkap menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," ujar Bahlil di lokasi.

Belum Bersedia Berkomentar Sebelum Dilantik

Ketua Umum Partai Golkar itu menolak menguraikan detail jabatan barunya. Alasannya, ia belum resmi dilantik.

"Kan saya belum dilantik, setelah pelantikan baru saya memberikan keterangan pers," ujarnya.

Jika terealisasi, Bahlil akan memegang dua posisi sekaligus dalam struktur Kabinet Merah Putih. Jabatan Menteri ESDM sendiri ia emban sejak dilantik Presiden Prabowo pada 21 Oktober 2024 untuk periode 2024-2029.

Sarmuji Masuk Bursa Menteri Perindustrian

Bukan hanya Bahlil yang menyambangi Istana. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji juga datang dan dikabarkan masuk bursa Kabinet Merah Putih sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Saya ditelepon Pak Seskab (Teddy) ya, ada kemungkinan pokoknya urusan industri lah kira-kira begitu," ujar Sarmuji sembari tersenyum.

Kedatangan keduanya menandai babak baru perombakan kabinet yang disebut akan berlangsung pada hari yang sama. Sejumlah menteri dan pejabat diprediksi diganti.

Pelantikan Kapolri Baru Jadi Agenda Pasti

Satu agenda yang sudah dipastikan adalah pelantikan Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru. Pelantikan itu menjadi penanda bahwa reshuffle kali ini menyentuh posisi strategis di luar kementerian ekonomi.

Bagi pelaku pasar, penugasan rangkap Bahlil di sektor hilirisasi dan energi layak dicermati. Kedua bidang itu menaungi kebijakan yang berdampak langsung pada industri tambang, smelter, dan tata kelola energi nasional. Kepastian struktur kabinet biasanya menjadi salah satu faktor yang dipantau investor sebelum mengambil posisi di sektor terkait.

Riwayat jabatan Bahlil sendiri cukup panjang di pemerintahan. Ia pertama kali dilantik sebagai Menteri ESDM oleh Presiden Joko Widodo pada 19 Agustus 2024, menggantikan Arifin Tasrif untuk sisa masa jabatan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Pada Kabinet Merah Putih, ia kembali dipercaya menempati posisi yang sama.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Istana soal susunan lengkap kabinet usai perombakan. Publik menunggu pengumuman pelantikan yang disebut berlangsung hari ini.

Terkini