Hashim Jual 1,41 Miliar Saham WIFI, Kantongi Rp 4,06 Triliun

Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:00:31 WIB
Perusahaan Hashim Djojohadikusumo menjual 1,41 miliar saham WIFI senilai Rp 4,06 triliun pada 19 Oktober 2026.

NUSAAKSARA.COM — PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan milik Hashim Djojohadikusumo, menjual 1.415.652.000 saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) pada 19 Oktober 2026 dengan harga Rp 2.870 per saham. Transaksi itu menghasilkan dana sekitar Rp 4,06 triliun, meski perusahaan tetap berstatus pengendali WIFI.

Meski melepas miliaran lembar saham, Investasi Sukses Bersama masih memegang kendali atas WIFI. Perusahaan tercatat memiliki 1.473.435.404 saham atau setara 27,756% hak suara.

Posisi Hashim Masih Sebagai Pengendali

Sisa kepemilikan itu membuat Investasi Sukses Bersama tetap berstatus sebagai pengendali WIFI. Artinya, keputusan strategis perseroan masih berada dalam pengaruh perusahaan milik Hashim Djojohadikusumo tersebut.

Pelepasan saham dalam jumlah besar biasanya dibaca pasar sebagai sinyal negatif jangka pendek. Tekanan jual bertambah karena sebagian investor mengikuti arah transaksi pemegang saham utama.

Harga Saham WIFI Tertekan

Tekanan jual terlihat nyata di harga saham WIFI. Berdasarkan data RTI Business, saham perseroan melemah 6,94% ke Rp 1.140 per saham dengan volume transaksi 18,17 juta.

Penurunan bukan hanya terjadi dalam sehari. Dalam lima hari perdagangan terakhir, saham WIFI sudah melemah 16,79%. Sepanjang 2026, koreksi saham perseroan mencapai 64,92%.

Harga jual Rp 2.870 per saham jauh di atas harga pasar saat ini, Rp 1.140. Selisih itu menunjukkan transaksi dilakukan pada level harga yang jauh lebih tinggi dibanding posisi terkini.

Arti Transaksi bagi Investor Ritel

Bagi investor ritel, aksi jual pemegang saham utama perlu dicermati. Kepemilikan Hashim yang turun ke 27,756% masih cukup untuk mengendalikan perseroan, tetapi ruang untuk melepas saham lagi masih terbuka.

Volume transaksi harian WIFI yang hanya 18,17 juta saham juga menjadi catatan. Likuiditas sebesar itu relatif tipis dibanding jumlah saham yang baru saja dilepas, sehingga pergerakan harga mudah terombang-ambing.

Penurunan 64,92% sepanjang tahun menempatkan WIFI sebagai salah satu saham dengan kinerja terlemah. Investor yang masuk di awal tahun kini menanggung kerugian besar jika belum keluar dari posisi.

Transaksi Rp 4,06 triliun ini menegaskan bahwa Hashim masih memegang kendali WIFI, tetapi tekanan jual di pasar belum mereda.

Terkini