NUSAAKSARA.COM – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sebanyak 1,6 juta kendaraan akan melintasi jalan tol Jasa Marga Group selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Lonjakan arus lalu lintas ini diperkirakan terjadi pada periode H-4 hingga hari libur, yakni mulai Jumat, 13 Februari hingga Selasa, 17 Februari 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut angka tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang keluar dan masuk wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni GT Cikupa arah Merak, GT Ciawi arah Puncak, GT Cikampek Utama arah Trans Jawa, dan GT Kalihurip Utama arah Bandung. Jumlah tersebut meningkat sekitar 13,34 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Travoy Jadi Asisten Digital Perjalanan
Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Imlek, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol memanfaatkan aplikasi digital Travoy sebagai panduan perjalanan.
Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur penting, mulai dari perencanaan rute, pemantauan kondisi lalu lintas melalui CCTV secara real time, informasi tarif tol, lokasi rest area, hingga layanan pengaduan.
“Travoy membantu pengguna jalan merencanakan perjalanan dan memperoleh informasi lalu lintas terkini secara cepat dan praktis. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi ini agar perjalanan lebih terencana sehingga pengalaman berkendara di jalan tol lebih aman dan nyaman karena telah diantisipasi sebelum perjalanan dimulai,” ujar Rivan.
Kesiapan Operasional dan Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Selain memanfaatkan teknologi digital, Jasa Marga juga memastikan kesiapan operasional di seluruh ruas tol selama periode libur panjang. Upaya yang dilakukan antara lain pengoptimalan kapasitas gardu tol, kesiapan petugas lapangan, serta penyediaan kendaraan operasional untuk penanganan kondisi darurat.
Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, termasuk kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow jika diperlukan.
Jasa Marga juga mengantisipasi potensi curah hujan menengah hingga tinggi berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pemeliharaan rutin terus dilakukan guna memastikan kualitas jalan tol tetap dalam kondisi baik. Perbaikan awal, seperti penanganan lubang jalan, ditargetkan selesai maksimal dalam waktu 2x24 jam sebelum dilanjutkan dengan perbaikan lanjutan.
Distribusi Arus Lalu Lintas
Dari total prediksi 1,6 juta kendaraan, sekitar 831 ribu kendaraan diperkirakan akan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur Imlek. Distribusi arus kendaraan didominasi menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 44,6 persen, diikuti arah Barat menuju Merak sebesar 28,2 persen, dan arah Selatan menuju Puncak sebesar 27,2 persen.
Sementara itu, sekitar 846 ribu kendaraan diperkirakan akan memasuki wilayah Jabotabek. Arus masuk juga didominasi dari arah Timur sebesar 44,6 persen, kemudian dari arah Barat 28,8 persen, dan arah Selatan 26,6 persen.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Jasa Marga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat berkendara dalam kondisi hujan yang berpotensi mengurangi jarak pandang. Pengendara diimbau menjaga jarak aman, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta memanfaatkan waktu istirahat di rest area.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo kartu uang elektronik sebelum memulai perjalanan. Jika mengalami kendala di perjalanan, masyarakat dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 14080 untuk mendapatkan bantuan.
Petugas operasional disiagakan 24 jam di seluruh ruas tol Jasa Marga Group guna memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat maupun gangguan perjalanan. Melalui aplikasi Travoy, pengguna juga dapat melaporkan kondisi jalan secara langsung dengan menyertakan lokasi dan dokumentasi foto.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Jasa Marga berharap perjalanan masyarakat selama libur Tahun Baru Imlek 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
(CHY)