Program BSPS 2026 Naik Jadi 400 Ribu Unit, Papua Dapat 21 Ribu Rumah

Program BSPS 2026 Naik Jadi 400 Ribu Unit, Papua Dapat 21 Ribu Rumah
FOTO: Dokumentasi Kemensetneg

NUSA AKSARA – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman terus mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, pemerintah meningkatkan target secara signifikan pada tahun 2026 menjadi 400.000 unit, melonjak tajam dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 45.000 unit.

Lonjakan Signifikan Program BSPS

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa peningkatan kuota ini dilakukan untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh Indonesia.

“Program BSPS ini adalah bukti nyata kehadiran negara. Kita ingin masyarakat memiliki rumah yang layak, sehat, dan aman sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Papua Dapat Porsi Khusus

Dari total 400.000 unit yang disiapkan, sekitar 21.000 unit dialokasikan untuk wilayah Papua yang tersebar di 6 provinsi dan 42 kabupaten/kota.

Setiap kabupaten/kota di Papua ditargetkan mendapatkan minimal 500 unit rumah.

Langkah ini menjadi bentuk afirmasi pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah timur Indonesia.

Mulai Dikerjakan Mei 2026

Pemerintah menargetkan program BSPS mulai berjalan pada Mei 2026.

Percepatan ini dilakukan agar masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari program tersebut.

“Kita ingin bergerak cepat agar masyarakat segera merasakan manfaatnya,” tegas Menteri PKP.

Tidak Hanya Bangun Rumah

Program BSPS tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat.

Melalui skema swadaya, masyarakat dilibatkan langsung dalam proses pembangunan, sehingga turut menggerakkan ekonomi lokal.

Pelaksanaan program juga dilakukan secara transparan, akuntabel, serta didukung pendampingan teknis di lapangan agar tepat sasaran.

Dorong Pemerataan dan Ekonomi Lokal

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi angka rumah tidak layak huni, mendorong pemerataan pembangunan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

Dengan skala yang jauh lebih besar, BSPS 2026 diharapkan menjadi salah satu program kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi sosial ekonomi nasional.

(CHY)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index