Hardiknas 2026, DKI Targetkan Pendidikan Merata dari Sekolah hingga Kuliah

Hardiknas 2026, DKI Targetkan Pendidikan Merata dari Sekolah hingga Kuliah
FOTO: Dokumentasi Pemprov DKI

NUSA AKSARA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmen memperluas akses pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5/2026).

Dilansir dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta, upaya tersebut mencakup program sekolah swasta gratis, pemutihan ijazah, pencairan KJMU, hingga penguatan pendidikan vokasi.

Akses Pendidikan dari Dasar hingga Perguruan Tinggi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan kebijakan pendidikan diarahkan untuk menjangkau seluruh jenjang pendidikan.

“Hari Pendidikan Nasional di DKI Jakarta terasa istimewa karena ada sejumlah kebijakan yang menindaklanjuti penguatan akses pendidikan,” ujarnya.

Ia menyebut Pemprov DKI telah mencairkan KJMU tahap I 2026 kepada 15.825 mahasiswa dengan total anggaran Rp142,425 miliar.

Program Prioritas Pendidikan

Selain KJMU, Pemprov DKI juga menjalankan program pemutihan ijazah serta memperluas akses pendidikan melalui sekolah swasta gratis. Program tersebut ditujukan untuk mengurangi hambatan ekonomi dalam pendidikan.

“Pemprov DKI berkomitmen menggratiskan 103 sekolah swasta di Jakarta. KJP, KJMU, pemutihan ijazah, hingga perbaikan infrastruktur sekolah menjadi prioritas. Dengan ini, saya yakin Jakarta bisa menjadi role model pendidikan di Indonesia,” jelas Pramono.

Pendidikan sebagai Komitmen Sosial

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut pendidikan sebagai bagian dari tanggung jawab moral.

“Hari Pendidikan Nasional bukan hanya tanggal yang kita peringati setiap tahun. Ini panggilan moral bahwa masa depan bangsa dibangun melalui ruang kelas yang menyala, guru yang tak lelah menuntun, dan anak-anak yang berani bermimpi,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan harus menjadi sarana membuka kesempatan bagi seluruh warga.

“Pendidikan harus menjadi jembatan, bukan tembok. Pendidikan harus menjadi pintu, bukan pagar,” tandasnya.

Pemutihan Ijazah dan Akses Kesempatan

Program pemutihan ijazah menjadi salah satu fokus utama pada Hardiknas tahun ini. Sebanyak 2.026 ijazah akan diserahkan kepada peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

“Bagi banyak orang, selembar ijazah bukan sekadar kertas. Ia adalah kunci untuk bekerja, melanjutkan pendidikan, mengangkat keluarga, dan menatap masa depan dengan kepala tegak,” urai Rano.

Program ini dinilai membuka kembali akses kesempatan bagi masyarakat.

Dorong Vokasi dan Mobilitas Global

Pemprov DKI juga melepas 561 alumni SMK untuk bekerja di luar negeri, termasuk ke Jepang, Malaysia, dan Jerman. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan vokasi.

“Inilah wajah baru pendidikan vokasi Jakarta. Lulusan SMK tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global,” kata Rano.

Bantuan Pendidikan dan Solidaritas

Melalui gerakan Disdik Peduli, bantuan pendidikan juga disalurkan kepada daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut mencakup perangkat belajar dan fasilitas dasar pendidikan.

“Inilah wajah pendidikan yang sesungguhnya. Pendidikan tidak boleh berhenti karena bencana. Kelas boleh rusak, tetapi harapan tidak boleh roboh. Buku boleh hilang, tetapi semangat belajar harus tetap menyala,” ucap Rano.

Menuju Kota Global Berbasis Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta menargetkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam pembangunan kota. Kolaborasi antara pemerintah, guru, dan masyarakat dinilai penting untuk mewujudkan hal tersebut.

“Jakarta harus menjadi kota global yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga matang secara kemanusiaan—dengan memuliakan ilmu, menghormati guru, melindungi anak, serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi setiap warga,” pungkasnya.

Hardiknas 2026 menjadi momentum untuk menegaskan arah kebijakan pendidikan Jakarta yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

(CHY)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index