NUSA AKSARA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Milan memperkuat kerja sama di bidang seni publik, pengembangan ruang kota, ekonomi kreatif, hingga ketahanan pangan perkotaan.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dengan Wakil Wali Kota Milan Anna Scavuzzo di Balai Kota Milan, Italia, Selasa (13/5/2026).
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah kolaborasi seni publik antara seniman Jakarta dan Milan yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juli 2026.
Program tersebut akan menghadirkan workshop dan instalasi seni kota yang dikerjakan bersama oleh seniman dari kedua kota.
Jakarta Ingin Ruang Publik Lebih Hidup
Menurut Rano, Jakarta ingin menjadikan ruang publik bukan sekadar tempat aktivitas sehari-hari, tetapi juga ruang interaksi sosial dan kreativitas warga.
“Jakarta ingin ruang publik tidak hanya menjadi tempat berlalu lalang, tetapi juga ruang interaksi, kreativitas, dan kebanggaan warga kota. Seni harus hadir dekat dengan masyarakat,” ujar Rano.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercantik ruang publik Jakarta sekaligus membuka peluang bagi seniman muda untuk belajar dan membangun jejaring internasional.
Delegasi Jakarta juga mempelajari bagaimana Milan mengelola kawasan bersejarah, museum, dan ruang publik agar tetap hidup serta mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan sektor wisata.
Bahas Urban Farming dan Pengurangan Food Waste
Selain seni dan budaya, Jakarta dan Milan turut membahas kerja sama ketahanan pangan perkotaan.
Fokus pembahasan meliputi pengembangan urban farming, pengurangan food waste, hingga sistem distribusi pangan yang lebih modern dan efisien.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu Jakarta menjaga stabilitas pangan kota sekaligus mendorong pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Jakarta Jajaki Kerja Sama Museum Internasional
Dalam bidang budaya, Jakarta juga mendorong kerja sama museum dan pertukaran budaya antara museum di Jakarta dengan MUDEC – Museo delle Culture.
Program tersebut diharapkan memperkuat pendidikan budaya sekaligus membuka akses pembelajaran internasional bagi generasi muda Jakarta.
Pemerintah Kota Milan juga menyatakan dukungan terhadap rencana partisipasi Jakarta dalam Milan Urban Food Policy Pact, sebuah jaringan global yang berfokus pada penguatan sistem pangan kota yang sehat dan berkelanjutan.
Kolaborasi Kota Global untuk Kehidupan Urban yang Lebih Baik
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa setiap kerja sama internasional diarahkan untuk memberi manfaat nyata bagi warga kota.
Mulai dari ruang publik yang lebih nyaman, peluang ekonomi kreatif bagi anak muda, penguatan budaya dan pariwisata, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat urban.
Di tengah tantangan kota modern yang semakin kompleks, Jakarta mulai melihat kolaborasi antar kota dunia bukan hanya sebagai hubungan diplomatik, tetapi juga ruang belajar bersama untuk membangun kota yang lebih hidup, inklusif, dan berkelanjutan.
(CHY)