Jakarta Jajaki Investasi Perfilman Global di Cannes Film Festival, Bidik Status Kota Sinema Asia

Jakarta Jajaki Investasi Perfilman Global di Cannes Film Festival, Bidik Status Kota Sinema Asia
FOTO: Dokumentasi Pemprov DKI

NUSA AKSARA – Delegasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjajaki kerja sama investasi perfilman dengan Goldfinch International Ltd. saat menghadiri Cannes Film Festival ke-79 di Cannes, Prancis, Kamis (14/5).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Jakarta memperkuat ekosistem industri film dan membangun posisi sebagai kota sinema yang terhubung dengan jaringan perfilman global.

Penjajakan kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Experience Board dan Goldfinch International Ltd. di Jakarta Pavilion, Marché du Film.

Penandatanganan tersebut disaksikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Ahmad Mahendra.

Jakarta Ingin Bangun Ekosistem Film yang Lebih Kuat

Kerja sama yang dijajaki mencakup pertukaran pengetahuan terkait ekosistem perfilman, pengembangan talenta, pembangunan infrastruktur film, hingga kajian kebijakan insentif industri perfilman.

Agenda tersebut juga sejalan dengan program “Filming in Jakarta” yang dijalankan Jakarta Experience Board untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai lokasi produksi film dan pusat pertumbuhan industri sinema.

Menurut Rano, kolaborasi dengan mitra global penting untuk membuka peluang baru bagi industri kreatif Jakarta sekaligus memberi dampak ekonomi bagi kota.

“Saya yakin kerja sama ini akan membuka peluang baru untuk pengembangan industri film di Jakarta dan memberi dampak ekonomi yang signifikan,” ujar Rano.

Jakarta Dinilai Punya Potensi Jadi Hub Film Asia

Chief Operating Officer Goldfinch International Ltd., Phill McKenzie, menilai Jakarta memiliki peluang besar berkembang menjadi pusat industri film di kawasan Asia.

Ia menyebut pertumbuhan industri konten di Indonesia, khususnya Jakarta, menunjukkan perkembangan yang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya sangat senang dengan visi besar Jakarta untuk menjadi kota sinema. Indonesia, khususnya Jakarta, tumbuh sangat pesat dalam industri konten,” kata Phill.

Menurutnya, kerja sama ini dapat menjadi langkah awal membangun ekosistem perfilman yang lebih kuat dan kompetitif di tingkat internasional.

Goldfinch Pernah Danai Ratusan Film

Goldfinch International Ltd. merupakan perusahaan investasi perfilman dan media yang berbasis di London sejak 2013.

Perusahaan tersebut telah mendanai lebih dari 300 judul film dengan total kekuatan modal lebih dari USD300 juta.

Selain investasi film, Goldfinch juga aktif mengembangkan teknologi produksi termasuk pemanfaatan AI engine dalam industri perfilman serta terlibat dalam penguatan ekosistem film di sejumlah negara seperti Qatar dan Thailand.

Jakarta Siapkan Produksi Film Internasional

Ke depan, penjajakan kerja sama ini akan dilanjutkan melalui studi kasus produksi film yang sepenuhnya menggunakan Jakarta sebagai lokasi syuting.

Langkah tersebut diharapkan menjadi pembelajaran penting untuk memperkuat sistem insentif, layanan produksi, dan kesiapan infrastruktur perfilman di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan kota ini tidak hanya menjadi pasar film, tetapi juga mampu berkembang sebagai pusat produksi, kreativitas, dan kolaborasi industri kreatif internasional.

Menuju Jakarta sebagai Kota Sinema

Kehadiran Jakarta di Cannes Film Festival menunjukkan ambisi baru ibu kota untuk memperluas perannya di industri kreatif global.

Di tengah berkembangnya ekonomi kreatif dan industri konten digital, film mulai dipandang bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari identitas kota, ruang ekspresi budaya, sekaligus penggerak ekonomi baru.

(CHY)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index