NUSAAKSARA.COM — Rapper asal Detroit, Skilla Baby, merilis album terbaru berjudul The Price of Fame pada akhir Agustus lalu. Album ini menandai babak baru dalam karier musisinya setelah ia selamat dari insiden penembakan pada 2025. Selain bermusik, pria bernama asli Trevon Gardner itu kini mulai merambah dunia akting.
Nama Skilla Baby semakin diperhitungkan di industri hip-hop Amerika Serikat. Rapper berusia 28 tahun tersebut merilis album terbaru bertajuk The Price of Fame pada akhir Agustus. Album ini menjadi cerminan perjalanan hidupnya setelah melewati masa-masa sulit, termasuk insiden penembakan yang mengubah cara pandangnya terhadap musik dan kehidupan.
Perjalanan Karier dan Karya Terbaru
Skilla Baby, yang memiliki nama asli Trevon Gardner, telah lama membangun karier di dunia hip-hop. Ia dikenal melalui sejumlah lagu seperti "Bae" dan "Mama" yang membuat namanya dikenal luas. Namun, melalui album The Price of Fame, ia ingin menunjukkan kemampuan yang lebih luas kepada pendengarnya.
Singel pra-rilis berjudul "Show Me Love" menjadi pembuka jalan album ini. Menurut Skilla, lagu tersebut sengaja dibuat agar bisa diterima oleh berbagai kalangan, tanpa terbatas pada satu demografi tertentu.
"Lagu ini adalah lagu sempurna yang saya rasa semua orang bisa dengarkan, budaya apa pun, etnis apa pun, dan itu pendekatan saya dengan sisa album ini," ujar Skilla Baby kepada The Hollywood Reporter.
Makna di Balik The Price of Fame
Judul album ini bukan sekadar frasa. Skilla menjelaskan bahwa The Price of Fame menggambarkan harga dari segala sesuatu yang ia lakukan dan pengorbanan yang harus ditanggung untuk meraih kesuksesan. Mulai dari malam-malam tanpa tidur, kerja keras, hingga semua hal yang tidak terlihat oleh publik.
Pengorbanan itu tidak ia sesali. Justru, pengalaman setahun terakhir membuatnya semakin menghargai perjalanan yang telah dilalui dan memperkuat sisi spiritualitasnya.
"Tuhan tidak membuat kesalahan," katanya. "Saya menghargai segalanya karena saya mengubah lintasan hidup keluarga saya. Pasang surut adalah bagian dari perjalanan. Saya menghargai bisa melewati begitu banyak hal dalam setahun terakhir."
Terbuka soal Kesehatan Mental
Pengalaman berat yang dilalui membuat Skilla Baby lebih vokal soal kesehatan mental. Ia memanfaatkan media sosial untuk berbicara langsung dengan penggemarnya tentang tantangan yang ia hadapi. Keterbukaan ini menjadi cara lain untuk terhubung dengan audiensnya.
"Hal terburuk bagi kesehatan mental kita adalah melewati sesuatu sendirian," ujarnya. "Jika saya bisa membantu beberapa orang dengan berbagi apa yang saya alami, saya bersedia karena saya bisa berempati dengan pengalaman itu."
Meski begitu, ia mengakui bahwa membicarakan hal-hal tersebut tidak selalu mudah. Terutama karena penggemarnya banyak yang masih berusia muda.
"Saya masih gugup memikirkan bagaimana orang akan menerimanya," kata Skilla. "Saya mengambil lompatan iman dengan membahas soal iman dan kesehatan mental. Ini bisa jadi stigma."
Dukungan dari Ikon Hip-Hop
Di industri musik, dedikasi Skilla Baby terhadap rap mendapat pengakuan dari sejumlah nama besar. Ia menyebut Teyana Taylor, 50 Cent, dan Nas sebagai sosok yang memberikan dukungan langsung. Nas bahkan tampil sebagai kolaborator di album The Price of Fame.
"Teyana Taylor bilang ke saya, 'Jangan merasa terkotak. Tidak apa-apa berada di kotak yang saya tempati karena ini kotak saya,'" kenangnya. "Nas bilang teruslah berkarya dan tetap di jalur yang saya jalani; 50 bilang tetap konsisten dan tetap ambisius. Mereka semua memberi energi positif. Kami tidak berlarut-larut pada apa pun, dan saya menghargai itu."
Merambah Dunia Akting
Selain musik, Skilla Baby mulai menekuni dunia akting. Ia mengaku telah mengikuti kelas akting selama dua tahun terakhir untuk mempersiapkan diri. Ia mendapatkan peran tamu dalam Diarra from Detroit dan sebuah peran dalam Moses the Black.
Proyek berikutnya yang ia nantikan adalah kemunculannya di serial prekuel Power: Origins yang diproduseri oleh 50 Cent. Ia mengaku mendapat rasa hormat baru terhadap para aktor setelah merasakan langsung proses syuting.
"Saya punya rasa hormat baru terhadap aktor dan berapa jam mereka bekerja, seberapa serius mereka menjalaninya," ujarnya. "Ketika saya ke lokasi syuting, saya datang sebagai Trevon. Saya tepat waktu, saya berusaha membuat semua orang nyaman dan melakukan yang terbaik."
Di tengah ekspansi kariernya ke layar lebar, Skilla Baby tetap berpegang pada prinsipnya untuk berkarya sesuai keinginannya sendiri. Ia tidak ingin terpaku pada ekspektasi orang lain dan memilih untuk tetap setia pada jalur yang ia yakini.