NUSAAKSARA.COM — Sejumlah emiten menetapkan jadwal cum date dividen interim pada 12–16 Oktober 2026, dengan nilai tebusan mulai Rp 10 hingga Rp 98 per saham. PT Astra International Tbk (ASII) menyiapkan dividen terbesar, yakni Rp 3,89 triliun atau Rp 98 per saham. Investor yang ingin menikmati dividen wajib memiliki saham sebelum tanggal ex date masing-masing emiten.
Paragraf pembuka: Cum date adalah tanggal terakhir bagi investor untuk membeli saham agar tercatat sebagai pemegang saham yang berhak menerima dividen. Sejumlah emiten menjadwalkan periode ini pada pekan kedua Oktober 2026, dengan pembayaran menyusul pada akhir Oktober hingga awal November. Bagi investor ritel, pekan ini menjadi penentu apakah mereka masuk dalam daftar penerima dividen atau tidak.
Jadwal Cum Date 12–16 Oktober 2026
PT Astra International Tbk (ASII) menjadi emiten dengan nilai dividen interim terbesar dalam daftar pekan ini, yakni Rp 98 per saham. Total dana yang disiapkan mencapai Rp 3,89 triliun. Cum date ASII jatuh pada Senin (12/10), sedangkan ex date pada Selasa (13/10), dengan pembayaran dijadwalkan 30 Oktober 2026.
Di hari yang sama, PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) juga memasuki periode cum date. Emiten ini membagikan dividen Rp 20 per saham dengan jadwal pembayaran 22 Oktober 2026. Ex date TLDN ditetapkan pada Selasa (13/10).
Anak usaha ASII, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), menyusul pada Selasa (13/10) dengan dividen interim Tahun Buku 2026 sebesar Rp 72,52 per saham. Total dividen yang disiapkan mencapai Rp 349,5 miliar. Ex date AUTO jatuh pada Rabu (14/10) dan pembayaran dilakukan 26 Oktober 2026.
Emiten pengelola jaringan ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), juga menetapkan cum date pada Selasa (13/10). Perseroan membagikan dividen interim Rp 14,5 per saham dengan total nilai Rp 595,83 miliar. Setelah ex date pada Rabu (14/10), pembayaran dijadwalkan 27 Oktober 2026.
PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) turut masuk daftar dengan dividen Rp 1 per saham. Cum date BSBK pada Selasa (13/10), ex date Rabu (14/10), dan pembayaran 20 Oktober 2026.
Siapa Saja Penerima di Akhir Pekan
PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menetapkan cum date pada Kamis (15/10) dan ex date Jumat (16/10). Perseroan akan membayarkan dividen Rp 76 per saham pada 27 Oktober 2026.
Ada catatan penting bagi investor yang melirik PLIN. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara perdagangan saham atau suspensi sejak 23 Januari 2025. Alasannya, PLIN belum memenuhi ketentuan minimum kepemilikan saham publik atau free float sebesar 7,5%.
Terakhir, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) menjadwalkan cum date pada Jumat (16/10) dengan ex date Senin (19/10). Emiten ini membagikan dividen Rp 10 per saham pada 6 November 2026.
Yang Perlu Dicermati Investor
Selisih antara cum date dan ex date umumnya hanya satu hari kerja. Artinya, investor yang membeli saham pada atau setelah ex date tidak lagi berhak atas dividen periode ini. Karena itu, keputusan beli menjelang cum date perlu mempertimbangkan pergerakan harga saham setelah ex date.
Nilai dividen yang bervariasi, dari Rp 1 per saham hingga Rp 98 per saham, mencerminkan perbedaan kinerja dan kebijakan masing-masing emiten. ASII dan AUTO yang masih satu grup menunjukkan pembagian dividen cukup agresif, sementara emiten lain menyesuaikan dengan arus kas masing-masing.
Penutup: Pekan ini menjadi jadwal padat bagi investor yang mengejar dividen interim, dengan ASII sebagai magnet utama karena nilai tebusannya paling besar. Keputusan investasi tetap berada di tangan investor, termasuk menimbang risiko suspensi seperti yang masih dialami PLIN.