IHSG Buka Menguat ke 5.449 Lalu Berbalik Melemah 0,19% ke 5.429

IHSG Buka Menguat ke 5.449 Lalu Berbalik Melemah 0,19% ke 5.429
IHSG dibuka menguat ke 5.449,34 sebelum berbalik melemah 0,19% ke 5.429,18 pada perdagangan Senin (26/10/2026).

NUSAAKSARA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis di level 5.449,34 pada perdagangan Senin (26/10/2026), sebelum berbalik melemah lebih dari 0,50% ke 5.405,67. Menjelang pukul 09.10 WIB, indeks berhasil memangkas pelemahan menjadi 0,19% ke level 5.429,18. Pergerakan dua arah itu terjadi saat 279 saham sudah melemah dan nilai transaksi baru mencapai Rp 1,01 triliun.

Data RTI Business mencatat IHSG sempat menyentuh level terendahnya pagi ini di 5.405,67 setelah dibuka di 5.449,34. Pelemahan tersebut kemudian terpangkas menjadi 0,19% pada pukul 09.10 WIB, menandakan indeks masih bergerak dua arah dalam rentang terbatas.

Volume perdagangan pagi ini tercatat 2,67 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,01 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 180.722 kali, sementara kapitalisasi pasar tercatat Rp 9.597,47 triliun.

Tekanan Jual Masih Dominan di Awal Sesi

Meski indeks sempat memangkas pelemahan, jumlah saham yang turun masih lebih banyak dibandingkan yang naik. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 279 saham melemah, 266 saham menguat, dan 198 saham stagnan.

Komposisi itu menunjukkan tekanan jual belum sepenuhnya surut. Nilai transaksi Rp 1,01 triliun pada satu jam pertama juga tergolong tipis, mengindikasikan pelaku pasar masih menahan posisi di awal pekan.

Sudah Naik 8,72% dalam Sepekan, tapi Turun 37,18% Sepanjang 2026

Dalam lima hari perdagangan terakhir, IHSG tercatat menguat 8,72%. Angka itu menjadi sinyal pemulihan jangka pendek setelah indeks tertekan cukup dalam.

Namun secara year-to-date, IHSG masih melemah 37,18% sepanjang 2026. Kesenjangan antara kinerja sepekan dan kinerja tahunan menunjukkan bahwa kenaikan terbaru baru bersifat rebound teknis, belum mengembalikan posisi indeks ke level awal tahun.

Bagi investor, kombinasi rebound sepekan yang tajam dan pelemahan tahunan yang dalam membuat seleksi saham menjadi kunci. Saham dengan fundamental laba stabil dan likuiditas tinggi cenderung lebih tahan ketika indeks kembali berbalik melemah dalam sesi yang sama.

Yang Perlu Dicermati di Sesi Berikutnya

Pergerakan pagi ini menunjukkan IHSG belum menemukan arah yang solid. Level 5.400 menjadi area yang perlu dijaga agar pelemahan tidak berlanjut lebih dalam, sementara 5.450 menjadi batas atas yang harus ditembus untuk mengonfirmasi penguatan.

Pelaku pasar juga akan mencermati apakah nilai transaksi meningkat pada sesi siang. Tanpa lonjakan volume, penguatan indeks berisiko kembali pudar sebelum penutupan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index