JK Akui Susi Pudjiastuti Menteri Paling Populer di Kabinet Kerja

JK Akui Susi Pudjiastuti Menteri Paling Populer di Kabinet Kerja
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut Susi Pudjiastuti sebagai menteri paling populer di Kabinet Kerja.

NUSAAKSARA.COM — Sebanyak 11 tahun lalu, tepat 29 Oktober 2015, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut Susi Pudjiastuti sebagai menteri paling populer di Kabinet Kerja. Popularitas Menteri Kelautan dan Perikanan itu dinilai lahir dari kebijakan menenggelamkan kapal pencuri ikan. Pengakuan JK muncul di tengah gelombang pujian atas kinerja Susi sebagai menteri perempuan.

Menurut JK, popularitas Susi tidak lepas dari aksinya menenggelamkan kapal pencuri ikan di perairan Indonesia. Kebijakan itu membuat nama Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut sering muncul di pemberitaan, baik dalam maupun luar negeri.

Kebijakan Tenggelamkan Kapal sebagai Pemicu Popularitas

Susi dikenal lewat kebijakan tegas terhadap kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal. Kapal yang tertangkap tidak hanya dikenai proses hukum, tetapi juga ditenggelamkan untuk memberi efek jera.

Dalam keterangannya kepada BBC Indonesia pada 19 Oktober 2015, Susi menegaskan alasan di balik kebijakan itu. Ia menyebut kapal asing pelaku illegal fishing sepatutnya langsung ditenggelamkan tanpa perlu melalui proses hukum.

"Dengan alasan penegakan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kapal asing pelaku illegal fishing yang tertangkap tangan sudah sepatutnya langsung ditenggelamkan tanpa perlu melalui proses hukum. Tak hanya melanggar batas wilayah, setiap kapal ilegal yang tertangkap juga melakukan penangkapan ikan tanpa Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dari pemerintah Indonesia dan menggunakan alat tangkap terlarang, seperti pukat harimau (trawl)," ujar Susi.

Menurut Susi, pencurian hasil laut membuat nelayan Indonesia berada di titik terendah. Karena itu, ia bergerak melawan kapal asing ilegal dan menindak tegas siapa pun yang tertangkap.

Pujian dan Kritik atas Gaya Kepemimpinan Susi

Eksistensi Susi sebagai menteri perempuan sempat dipertanyakan sejumlah pihak. Namun, penunjukannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dinilai tepat karena ia memahami luar dalam urusan kelautan dan perikanan.

Kinerjanya mengundang pujian karena dianggap mampu membuat hasil laut Indonesia bernilai tinggi. Susi ingin semua hasil laut dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Aksi tenggelamkan kapal juga tidak luput dari kritik. Meski begitu, Susi terus menjalankan kebijakannya. Pujian datang dari dalam dan luar negeri, yang menempatkannya sebagai figur perempuan kuat.

Pesan JK: Jangan Hanya Membakar, tapi Juga Membangun

JK mengakui popularitas Susi sebagai capaian, tetapi mengingatkan agar kinerjanya tidak berhenti pada penenggelaman kapal. Ia menilai Susi bisa bekerja lebih baik lagi dengan ikut membangun Indonesia.

"Setahun kabinet ini, menteri yang paling terkenal itu Ibu Susi. Orang mengingat karena sering bakar kapal dengan berani. Kerja menteri (harusnya) tak hanya membakar, tapi juga membangun," ujar JK sebagaimana dikutip laman tempo.co, 29 Oktober 2015.

Pernyataan JK menjadi catatan tersendiri dalam sejarah Kabinet Kerja. Popularitas Susi lahir dari kebijakan yang berani, sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas menteri mencakup pembangunan sektor yang dipimpinnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index