Minyak Esensial Bermanfaat Redakan Stres dan Jerawat

Minggu, 22 Februari 2026 | 14:00:00 WIB
FOTO: ilustrasi generate AI.

NUSA AKSARA - Minyak esensial atau minyak atsiri kerap digunakan untuk mendukung kesehatan kulit sekaligus membantu memperbaiki suasana hati. Penggunaan ini semakin populer seiring meningkatnya minat terhadap perawatan berbasis bahan alami.

Dikutip dari Hindustan Times, pakar aromaterapi dr. Blossom Koscchar menjelaskan bahwa beberapa jenis minyak esensial dapat membantu mengatasi gangguan kulit hingga stres. Menurutnya, efek yang dihasilkan tidak hanya bekerja pada permukaan kulit, tetapi juga memengaruhi kondisi emosional.

Salah satu yang sering direkomendasikan adalah minyak mawar. Minyak ini dinilai cocok untuk berbagai jenis kulit dan membantu mengencangkan serta mengurangi tampilan pori-pori.

Aroma mawar juga disebut dapat memengaruhi emosi secara positif. Selain itu, minyak ini dinilai membantu menjaga keseimbangan hormon.

Untuk penggunaan harian, minyak mawar dapat dioleskan setelah wajah dibersihkan atau dicampurkan dalam scrub berbahan tepung gram. Dr. Koscchar menilai efeknya cukup ringan untuk rutinitas perawatan.

"Ini membantu menghidrasi kulit Anda tanpa membuatnya berminyak. Ini juga membantu mengurangi kekusaman yang dapat muncul akibat stres," katanya.

Minyak melati juga disebut memiliki manfaat serupa dalam mendukung relaksasi tubuh dan pikiran. Pada kulit berjerawat, minyak ini dapat membantu mengurangi keluhan jika digunakan dengan tepat.

Campuran losion kalamin, cengkeh, kalamin, minyak melati, dan minyak mint disebut dapat membantu mengurangi komedo serta membersihkan kulit. Efek relaksasinya juga dinilai membantu mengurangi dampak stres yang memicu gangguan kulit.

Selain itu, minyak ylang-ylang dikenal mampu membantu mengurangi produksi minyak berlebih. Kondisi ini sering berkaitan dengan munculnya jerawat akibat stres.

Aroma ylang-ylang yang segar juga disebut dapat membantu mencegah penyebaran bakteri. Minyak ini dapat dioleskan langsung pada area jerawat dengan penggunaan yang terkontrol.

Minyak lavender menjadi salah satu yang paling populer dalam aromaterapi. Aroma lavender dikenal menenangkan dan sering digunakan untuk membantu meredakan stres.

Dalam konteks perawatan kulit, lavender dinilai dapat mendukung penanganan jerawat yang dipicu oleh tekanan emosional. Efek relaksasinya dianggap membantu menurunkan respons stres tubuh.

Dr. Koscchar menekankan bahwa penggunaan minyak esensial perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Pengujian pada area kecil kulit tetap dianjurkan sebelum penggunaan rutin.

Minyak esensial tidak menggantikan perawatan medis untuk kondisi kulit yang berat. Namun, dalam penggunaan yang tepat, bahan ini dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan yang mendukung keseimbangan kulit dan emosi.

(CHY)

Tags

Terkini