NUSAAKSARA.COM — Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran Jakarta Pusat mengerahkan 23 unit untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di permukiman padat Petamburan, Tanah Abang. Api yang muncul dini hari berhasil dikuasai dalam lima menit pertama, dan seluruh proses penanganan tuntas sekitar pukul 03.15 WIB tanpa korban jiwa.
Perwira piket Sudin Penanggulangan Kebakaran Jakarta Pusat, Kurniawan, menyatakan api berhasil dikuasai dengan cepat meski lokasi berada di permukiman padat. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 01.22 WIB, tujuh menit setelah laporan diterima.
Objek yang Terbakar dan Kronologi Penanganan
Objek yang terbakar mencakup bangunan TK Islam/TPQ Jauza yang berada di kawasan permukiman tersebut. Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial, terlihat api berkobar di antara rumah warga, dan sejumlah motor ikut terbakar.
Kurniawan menyebut penguasaan api pada fase awal menjadi kunci sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di gang sempit tersebut.
"Alhamdulillah pada saat awal api besar sudah dapat dikuasai lima menit oleh petugas dengan mengerahkan unit sebanyak 23 unit di pemukiman padat," ujar Kurniawan, Rabu (30/9/2026).
Menurut catatan Sudin Damkar Jakarta Pusat, api berhasil dilokalisir sekitar pukul 02.04 WIB. Penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 03.15 WIB, sekitar dua jam setelah laporan pertama masuk.
Permukiman Padat dan Akses Gang Sempit
Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat penduduk dengan akses jalan berupa gang sempit. Kondisi itu kerap menyulitkan mobil pemadam kebakaran menjangkau titik api secara langsung.
Dalam insiden ini, petugas Damkar bersama warga bahu-membahu melakukan pemadaman. Kerja sama tersebut membantu mempercepat proses pemadaman sebelum api menyebar ke rumah-rumah di sekitarnya.
Kurniawan tidak merinci nilai kerugian material akibat kebakaran tersebut. Namun, tiga rumah yang terbakar dipastikan mengalami kerusakan.
Tidak Ada Korban Jiwa
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Penghuni rumah disebut sudah keluar saat api mulai membesar, sehingga tidak ada warga yang terjebak.
Penyebab kebakaran belum diungkap petugas. Sudin Penanggulangan Kebakaran Jakarta Pusat belum menyampaikan hasil penyelidikan awal mengenai sumber api yang muncul dini hari itu.
Kebakaran di permukiman padat Tanah Abang menjadi pengingat risiko kebakaran di kawasan dengan jarak antarbangunan rapat. Kecepatan laporan warga dan kesiapan unit pemadam menjadi faktor penentu apakah api meluas atau bisa dibatasi pada area kecil.