VISI Akuisisi 72,91% Saham Hasna Medika Rp319 Miliar, Beralih ke Sektor Kesehatan

Rabu, 30 September 2026 | 09:30:31 WIB
PT Satu Visi Putra menetapkan akuisisi 72,91% saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon senilai Rp319 miliar.

NUSAAKSARA.COM — PT Satu Visi Putra (VISI) menetapkan akuisisi 72,91% saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon dengan nilai total Rp319 miliar. Transaksi ini sekaligus mengubah kegiatan usaha emiten terafiliasi Nagita Slavina tersebut menjadi perusahaan holding di sektor kesehatan. Rencana ini menunggu persetujuan RUPSLB dan ditargetkan rampung pada 23 Oktober 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), struktur transaksi VISI terdiri dari tiga komponen. Setoran modal menjadi porsi terbesar, disusul pembelian saham eksisting dan konversi utang pihak target.

  • Setoran modal: Rp255 miliar
  • Pembelian saham eksisting: Rp31 miliar
  • Konversi utang PT Hasna Medika Bakti Cirebon: Rp33 miliar

Perombakan Model Bisnis dari Perdagangan ke Holding Kesehatan

VISI akan mengurangi kegiatan perdagangan dan pergudangan secara bertahap hingga dihentikan. Langkah ini menandai pergeseran fokus perseroan dari sektor perdagangan umum ke industri kesehatan melalui konsolidasi entitas anak.

Perubahan kegiatan usaha tersebut menunggu persetujuan RUPSLB pada 30 September 2026. Jika disetujui, realisasi transaksi ditargetkan terlaksana pada 23 Oktober 2026.

Private Placement 307,5 Juta Lembar Saham Baru

Untuk mendukung aksi korporasi ini, VISI berencana menerbitkan 307,5 juta lembar saham baru melalui private placement. Jumlah tersebut setara dengan 10 persen dari seluruh modal disetor dan ditempatkan perseroan.

Saham baru itu dibanderol dengan nilai nominal Rp25 per lembar. Pelaksanaan private placement akan dilakukan dalam kurun waktu 2 tahun sejak rapat umum pemegang saham independen, yang dijadwalkan pada Rabu, 30 September 2026.

Seluruh dana hasil private placement, setelah dikurangi biaya-biaya, akan dipakai untuk memperkuat struktur permodalan. Dana tersebut juga dialokasikan untuk mendukung kegiatan usaha dan pengembangan bisnis perseroan maupun entitas anak, serta meningkatkan posisi keuangan yang dapat menguntungkan seluruh pemegang saham termasuk masyarakat.

Apa Artinya bagi Pemegang Saham VISI

Akuisisi ini menjadikan VISI sebagai perusahaan induk yang mengonsolidasikan seluruh kegiatan usaha kelompok di sektor kesehatan. Bagi investor, perubahan model bisnis ini mengubah profil risiko perseroan dari emiten perdagangan menjadi pemain industri kesehatan.

Dua agenda korporasi yang perlu dicermati pasar adalah hasil RUPSLB dan rapat umum pemegang saham independen pada 30 September 2026. Keduanya menjadi syarat sebelum transaksi akuisisi dan private placement dapat dieksekusi sesuai target 23 Oktober 2026.

Terkini