Prabowo Kunjungi Museum Nasional di Hari Museum Indonesia, Ajak Pelajar Kenali Sejarah Bangsa

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:01:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau Museum Nasional Indonesia di Jakarta pada peringatan Hari Museum Indonesia.

NUSAAKSARA.COM — Presiden Prabowo Subianto meninjau Museum Nasional Indonesia di Jakarta pada peringatan Hari Museum Indonesia, 12 Oktober, didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Kunjungan itu menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran museum sebagai ruang pembelajaran sejarah dan budaya yang ramah bagi generasi muda. Prabowo berinteraksi langsung dengan para pelajar yang tengah mengikuti kegiatan edukasi di museum.

Agenda tersebut menjadi penanda dukungan pemerintah terhadap penguatan fungsi museum sebagai sarana pembelajaran sejarah dan budaya. Prabowo menyempatkan diri berbincang dengan para pelajar yang sedang mengikuti kegiatan edukasi di museum.

Penekanan pada Pendidikan Karakter Sejak Dini

Di hadapan para pelajar, Presiden menekankan pentingnya mengenalkan dan menanamkan rasa cinta tanah air serta kecintaan terhadap warisan budaya bangsa sejak usia dini. Menurutnya, pengenalan sejarah tidak cukup lewat buku pelajaran semata.

Prabowo juga mengapresiasi berbagai program edukasi museum yang melibatkan generasi muda. Ia berharap museum di seluruh Indonesia terus bertransformasi menjadi pusat pembelajaran yang inspiratif, kreatif, dan menyenangkan bagi para pelajar.

Prasasti hingga Megalitikum dalam Balutan Teknologi Digital

Selain berdialog dengan pelajar, Presiden menelusuri sejumlah ruang pameran dan mendapat penjelasan langsung dari Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin. Salah satu area yang ditinjau adalah koleksi prasasti.

Area tersebut kini dilengkapi pengalaman interaktif dan imersif berbasis teknologi digital. Pengunjung dapat menyaksikan proyeksi dinding serta visualisasi koleksi tembikar hingga megalitikum.

Fadli Zon: Merawat Museum Berarti Menjaga Pengetahuan dari Putusnya Waktu

Pada momentum yang sama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengajak masyarakat merawat sejarah, menjaga warisan leluhur, dan meningkatkan kecintaan terhadap peradaban bangsa dengan berkunjung ke museum.

"Merawat museum berarti menjaga agar pengetahuan tidak terputus oleh waktu, dan generasi mendatang tidak hanya mewarisi peninggalan masa lalu, tetapi juga memahami nilai dan perjalanan yang menyertainya," ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).

Fadli menilai sebuah bangsa bisa kehilangan jejak masa lalunya jika tidak merawat ingatan tentang bagaimana ia terbentuk. Museum, katanya, menjadi ruang agar memori kolektif bangsa tetap terjaga melalui benda-benda koleksi yang menjadi saksi perjalanan manusia, pertemuan kebudayaan, dan peradaban yang membentuk Indonesia hingga hari ini.

Momentum Kebersamaan Insan Permuseuman

Kunjungan Presiden menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Museum Indonesia yang merepresentasikan seluruh lembaga dan insan permuseuman. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan di kalangan insan permuseuman dan masyarakat.

Semangat Hari Museum Indonesia turut mendorong tumbuhnya energi positif untuk meningkatkan peran museum dalam pelestarian budaya Indonesia. Peringatan tahun ini menegaskan posisi museum bukan sekadar tempat menyimpan artefak, melainkan ruang hidup yang menghubungkan masa lalu dengan generasi mendatang.

Terkini