BMW City Assistant 2027 Uji Jalan Perkotaan, Incar Approve Awal 2027

Selasa, 03 November 2026 | 15:01:31 WIB
BMW menyelesaikan pengujian jalan raya sistem bantuan mengemudi perkotaan di lalu lintas nyata.

NUSAAKSARA.COM — BMW menyelesaikan pengujian dunia nyata sistem bantuan mengemudi yang mampu menangani belokan, bundaran, dan prioritas jalan di lalu lintas kota secara mandiri. Sistem yang dibangun di atas City Assistant ini menyasar persetujuan regulasi awal 2027, dengan peluncuran perdana di Jerman. Fungsinya tetap Level 2 SAE, artinya pengemudi wajib memantau jalan.

Pengujian jalan raya BMW untuk sistem bantuan mengemudi perkotaan telah tuntas. Pabrikan asal Munich itu menyebut pengujian dilakukan di lalu lintas nyata, mencakup skenario belokan, bundaran, hingga keputusan prioritas jalan yang selama ini jadi titik lemah perangkat lunak bantuan mengemudi di kota.

Target BMW jelas: persetujuan tipe di bawah aturan DCAS Series 2 pada awal 2027. Lembaga teknis independen diklaim sudah merampungkan pengujian lalu lintas nyata yang disyaratkan untuk persetujuan tersebut.

City Assistant Versi Baru Andalkan Navigasi BMW Maps

Versi anyar City Assistant menambahkan manuver terpandu navigasi. Sistem membaca rute aktif dari BMW Maps, mengantisipasi belokan, bundaran, atau jalur gabung di depan, lalu mengambil alih kemudi, pengereman, dan akselerasi untuk melewatinya.

Paket fitur yang diperluas ini diberi nama Symbiotic Drive. Pengemudi tetap bisa memegang setir atau menginjak rem kapan saja, dan sistem langsung menyerahkan kendali saat itu terjadi.

Dua syarat wajib agar fungsi berjalan: kamera kabin yang memastikan pengemudi memperhatikan jalan, serta panduan rute BMW Maps yang aktif. BMW menyatakan fungsi bantuan beroperasi "hanya selama kamera kabin mendeteksi orang yang waspada di balik kemudi."

Prioritas Jalan Jadi Ujian Terberat di Perkotaan

Situasi prioritas jalan masuk dalam paket, dan bobotnya jauh lebih besar di kota ketimbang di jalan tol. Belok kiri tanpa proteksi, simpang empat arah, dan persimpangan bersama adalah area yang paling sering membuat perangkat lunak bantuan mengemudi dari merek apa pun kesulitan.

Klaim BMW soal pengujian dunia nyata inilah yang layak dicermati begitu sistem sampai ke tangan konsumen. Sebab, kemampuan menangani simpang tak terlindungi menentukan apakah fitur ini benar-benar berguna atau sekadar daftar spesifikasi di brosur.

Beda dengan Highway Assistant yang Sudah Beredar

Highway and Commuting Assistant milik BMW saat ini memungkinkan mengemudi tanpa tangan hingga 90 mph di jalan yang disetujui, tetap dengan pengemudi waspada dan siap mengambil alih. Fungsi kota yang baru tidak sejauh itu.

BMW belum menyebutnya sebagai hands-off. Artinya, pengemudi tetap bertanggung jawab penuh meski kemudi bergerak sendiri mengikuti rute.

Hardware Sudah Tertanam di iX3, iX4, X5, Seri 3, dan Seri 7

Perangkat keras untuk pembaruan ini sudah jadi perlengkapan standar di BMW iX3 dan iX4 terbaru, plus seluruh varian X5, Seri 3, dan Seri 7. Pemilik mobil tersebut tidak perlu datang ke dealer atau memasang sensor baru.

Fitur akan hadir lewat pembaruan perangkat lunak over-the-air setelah persetujuan keluar, metode pengiriman yang sama dengan fitur mengemudi otomatis BMW pada model lain.

Ekspansi Eropa Bertahap Mulai 2027

BMW berencana meluncurkan sistem perkotaan ini ke seluruh Eropa mulai 2027, dengan Jerman sebagai pasar pertama dan negara lain menyusul bertahap. Joachim Post, anggota dewan BMW AG bidang pengembangan, menyebut tujuannya adalah "peningkatan nyata dalam kenyamanan berkendara" yang mendukung pengemudi "secara mulus sepanjang rute navigasi, dari jalan tol melewati jalan pedesaan hingga masuk ke kota."

Harga untuk fungsi perkotaan ini belum diumumkan. BMW hanya menyatakan perangkat kerasnya standar di model tertentu, dengan fungsi diaktifkan belakangan lewat perangkat lunak.

Regulasi UN R171 Jadi Kunci

Persetujuan regulasi bukan formalitas. UN Regulation No. 171 tentang Driver Control Assistance Systems berlaku sejak September 2024, dan BMW kini mengajukan persetujuan tipe spesifik untuk City Assistant di bawah aturan DCAS Series 2 yang diperbarui.

Bagi pengguna di Indonesia, sistem ini belum relevan dalam waktu dekat. Peluncurannya terkunci pada persetujuan regulasi Eropa dan ketersediaan BMW Maps di pasar bersangkutan, dua hal yang belum jadi prioritas jaringan distribusi BMW di Tanah Air.

Terkini