NUSAAKSARA.COM — Calvin Verdonk keluar sebagai pemain terbaik dalam laga Bodo/Glimt vs Lille di Liga Champions usai tampil penuh 90 menit di Stadion Aspmyra, Bodo, Norwegia, Rabu (4/11). Bek kiri Timnas Indonesia itu berkontribusi maksimal di sisi kiri, baik saat menyokong serangan maupun bertahan.
Penghargaan man of the match diterima Verdonk setelah pertandingan. Pemain jebolan akademi Feyenoord itu tidak diganti sepanjang laga dan tampil aktif di area permainan sebelah kiri.
Crossing Verdonk Berulang Kali Bikin Kiper Bodo/Glimt Turun Tangan
Verdonk berkali-kali ikut mendorong serangan Lille ke pertahanan Bodo/Glimt. Umpan crossing-nya berulang kali menciptakan situasi berbahaya.
Kiper Nikita Haikin sampai harus beberapa kali turun tangan mencegah operan Verdonk berubah menjadi umpan mematikan. Selain aktif menyerang, Verdonk juga rajin menjalankan tugas bertahan.
Rating Tinggi di Whoscored, Soccerway, dan Sofascore
Sejumlah situs penyedia rating menilai Verdonk sebagai salah satu pemain penting di laga tersebut. Whoscored memberinya nilai 7,3.
Soccerway mencatat poin 7,6 untuk Verdonk, sementara Sofascore memberikan nilai 7,4. Angka-angka itu memperkuat statusnya sebagai pemain terbaik di pertandingan tersebut.
Modal Tambah Menit Bermain di Bawah Davide Ancelotti
Penghargaan ini bisa menambah kepercayaan diri Verdonk sekaligus jadi promosi agar lebih sering mendapat menit bermain dari pelatih Davide Ancelotti. Musim ini Verdonk sudah tampil sembilan kali bersama Lille.
Rinciannya, enam penampilan di Ligue 1 dan tiga di Liga Champions. Khusus di Liga Champions, Verdonk dua kali menjadi starter dan sekali masuk sebagai pemain pengganti.
Catatan di Norwegia menegaskan posisi Verdonk sebagai salah satu opsi andalan Lille di kompetisi Eropa. Konsistensinya di sisi kiri pertahanan sekaligus menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia menjelang agenda internasional berikutnya.