Iman Rachman Mundur Sebagai Dirut BEI, Pasar Modal RI Masuki Fase Baru

Iman Rachman Mundur Sebagai Dirut BEI, Pasar Modal RI Masuki Fase Baru
Foto: Ilustrasi Generate AI

NUSA AKSARA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman resmi mengundurkan diri di tengah gejolak pasar modal Indonesia. Keputusan tersebut diumumkan secara resmi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026), di tengah tekanan hebat yang melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir.

Iman menyatakan pengunduran dirinya sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika pasar yang terjadi, menyusul kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berdampak signifikan terhadap kinerja pasar saham nasional.

“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman dalam pernyataan singkat kepada media.

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi titik balik bagi pasar modal Indonesia. Menurutnya, keputusan ini diambil demi kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga stabilitas dan memulihkan kepercayaan investor.

“Semoga dengan pengunduran diri saya ini, pasar modal kita menjadi lebih baik,” tambahnya.

Pasar modal Indonesia sendiri tengah menghadapi tekanan berat setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks terhadap saham-saham Indonesia. Kebijakan tersebut mencakup pembekuan kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.

Dampaknya langsung terasa di lantai bursa. IHSG tercatat mengalami penurunan tajam selama dua hari berturut-turut hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt). Pada penutupan perdagangan Rabu (28/1), IHSG ditutup di level 8.320, anjlok 659,67 poin atau melemah 7,35 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pengunduran diri Iman Rachman menandai babak baru bagi pasar modal Indonesia. Pelaku pasar kini menanti langkah lanjutan dari otoritas dan manajemen BEI untuk menjaga stabilitas serta mengembalikan kepercayaan investor di tengah ketidakpastian global. (CHY/CTA)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index