Perkuat Bisnis Delivery, Uber Masuk Pasar Eropa Timur

Perkuat Bisnis Delivery, Uber Masuk Pasar Eropa Timur
FOTO: ilustrasi generate AI.

NUSA AKSARA – Perusahaan teknologi transportasi dan layanan digital Uber berencana memperluas bisnis pengiriman makanannya ke tujuh negara Eropa sepanjang tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi agresif perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar food delivery yang bernilai miliaran euro.

Ekspansi tersebut dilaporkan akan mencakup sejumlah negara baru, seperti Republik Ceko, Yunani, dan Rumania, sekaligus memperluas jangkauan layanan ke Austria, Denmark, Finlandia, dan Norwegia.

Targetkan Pertumbuhan Pesanan Global

Rencana ekspansi ini diproyeksikan memberi dampak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan. Uber menargetkan tambahan sekitar 1 miliar dolar AS dalam nilai pesanan kotor (gross orders) selama tiga tahun ke depan melalui perluasan layanan di kawasan Eropa.

Langkah ini menunjukkan bahwa sektor pengiriman makanan masih menjadi salah satu fokus utama perusahaan, terutama di tengah persaingan ketat dengan platform lokal dan regional di berbagai negara.

Global Head of Delivery Uber, Susan Anderson, menegaskan bahwa ekspansi ini bukan sekadar penambahan wilayah layanan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan nilai yang ditawarkan kepada pelanggan.

“Sudah waktunya untuk meningkatkan standar, mengubah keadaan dan memberikan nilai yang lebih baik di seluruh kategori,” kata Anderson dalam pernyataannya.

Strategi Perluasan Pasar Eropa

Eropa menjadi salah satu pasar yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan besar, terutama dengan meningkatnya permintaan layanan pesan-antar makanan sejak beberapa tahun terakhir. Perubahan gaya hidup masyarakat, kemudahan transaksi digital, serta penetrasi aplikasi mobile yang tinggi membuat sektor ini terus berkembang.

Dengan masuk ke lebih banyak negara, Uber berharap dapat memperluas basis pengguna sekaligus meningkatkan volume transaksi di wilayah tersebut. Ekspansi ini juga menandai komitmen perusahaan untuk terus memperkuat lini bisnis delivery di luar layanan transportasi.

Akuisisi di Turki Perkuat Posisi Regional

Selain ekspansi geografis, Uber juga mengambil langkah strategis melalui akuisisi. Pada awal pekan lalu, perusahaan tersebut menyepakati pembelian divisi pengiriman milik perusahaan rintisan Turki, Getir, dari pemegang saham pengendali asal Uni Emirat Arab, Mubadala.

Langkah ini dinilai sebagai upaya memperluas jejak Uber di pasar Turki sekaligus memperkuat jaringan operasionalnya di kawasan Eropa dan sekitarnya.

Akuisisi tersebut memperlihatkan bahwa Uber tidak hanya mengandalkan pertumbuhan organik, tetapi juga strategi ekspansi melalui kemitraan dan pembelian bisnis lokal yang sudah memiliki basis pengguna.

Persaingan Pasar Kian Ketat

Masuknya Uber ke lebih banyak negara Eropa diperkirakan akan memperketat persaingan di sektor food delivery. Sejumlah platform lokal yang sudah lebih dulu hadir di tiap negara kemungkinan akan menjadi pesaing utama dalam memperebutkan pangsa pasar.

Namun, dengan pengalaman global, jaringan teknologi, serta integrasi layanan transportasi dan pengiriman, Uber optimistis mampu memperkuat posisinya di industri yang terus berkembang pesat ini.

Ekspansi ini menjadi sinyal bahwa perusahaan teknologi besar masih melihat sektor pengiriman makanan sebagai salah satu sumber pertumbuhan jangka panjang, terutama di wilayah dengan tingkat urbanisasi tinggi dan adopsi digital yang terus meningkat.

(Fitri Wulandari/CHY)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index