NUSA AKSARA — Aktor muda Ryeoun kembali mengejutkan publik lewat perannya di serial thriller terbaru Bloody Flower. Jika sebelumnya ia lekat dengan citra “sweet boy” dan karakter polos penuh empati, kali ini Ryeoun tampil jauh lebih gelap dan mengerikan.
Transformasi ini membuat namanya ramai diperbincangkan media Korea, bahkan mulai dijuluki sebagai kandidat “The Next Psycho-King” di layar kaca.
Karakter Ganda yang Mengguncang
Dalam Bloody Flower, Ryeoun memerankan Dokter Baek Si-on—seorang dokter jenius dengan reputasi profesional yang sempurna. Di siang hari, ia tampil sopan, rasional, dan penuh dedikasi pada pasien. Namun saat malam tiba, karakter itu berubah drastis menjadi sosok pembunuh berdarah dingin yang nyaris tanpa emosi.
Kontras ekstrem antara dua sisi ini menjadi kekuatan utama drama. Penonton diajak masuk ke dunia psikologis karakter yang rapuh sekaligus berbahaya.
Peran semacam ini tergolong berisiko bagi aktor muda, karena satu kesalahan kecil bisa membuat karakter terasa berlebihan. Namun Ryeoun justru tampil terkendali, menjaga batas tipis antara kecerdasan, trauma, dan kegilaan.
Akting Micro-Expression & “Killing Eyes”
Yang paling banyak dipuji dari performanya adalah kemampuan micro-expression, perubahan sorot mata dan ekspresi wajah yang berlangsung dalam hitungan detik.
Media hiburan Korea bahkan menyebut tatapannya sebagai “Killing Eyes,” merujuk pada cara ia mengubah aura karakter hanya lewat kedipan dan tatapan kosong yang dingin.
Dalam beberapa adegan, Baek Si-on tidak banyak berbicara. Namun perubahan kecil di wajah Ryeoun cukup untuk membuat suasana mendadak mencekam. Pendekatan ini menunjukkan kematangan akting yang jarang terlihat pada aktor seusianya.
Sukses di Disney+
Bloody Flower yang tayang eksklusif di Disney+ juga mencatat performa impresif. Sepanjang Februari 2026, drama ini dilaporkan masuk dalam Top 3 konten paling banyak ditonton di Korea Selatan, mengungguli beberapa drama yang tayang di stasiun televisi publik.
Capaian tersebut memperkuat posisi Ryeoun sebagai aktor yang mampu memimpin proyek thriller psikologis, bukan sekadar pemeran pendukung.
Kandidat Kuat Ajang Penghargaan?
Seiring respons positif penonton dan kritikus, nama Ryeoun mulai digadang-gadang masuk daftar nominasi Best Actor di berbagai ajang penghargaan akhir tahun. Meski masih terlalu dini untuk memastikan, peran Baek Si-on jelas menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya.
Di industri yang kerap mengotakkan aktor muda dalam citra tertentu, Ryeoun justru berani keluar dari zona nyaman. Dari “anak baik” menjadi sosok psikopat berlapis, transformasi ini membuktikan bahwa ia memiliki rentang akting yang luas.
Jika konsistensi ini terjaga, julukan “The Next Psycho-King” mungkin bukan sekadar sensasi media, melainkan awal babak baru dalam kariernya.
(CHY)