Empat Agensi K-Pop Siapkan Festival Besar di Korea Tahun 2027

Empat Agensi K-Pop Siapkan Festival Besar di Korea Tahun 2027
Ilustrasi. Foto: Generate AI

NUSA AKSARA – Empat agensi besar K-pop, yaitu HYBE, JYP Entertainment, SM Entertainment, dan YG Entertainment, dikabarkan tengah menjajaki pembentukan joint venture untuk menggelar festival musik berskala besar.

Dilansir dari The Korea Herald pada Jumat (17/4/2026), keempat perusahaan tersebut telah mengajukan laporan penggabungan bisnis kepada Fair Trade Commission sebagai bagian dari proses awal pembentukan kerja sama.

Menuju Festival Musik Berskala Global

Langkah ini disebut sebagai upaya menciptakan festival musik yang mampu bersaing dengan event global seperti Coachella. Proyek tersebut sementara diberi nama “Fanomenon”.

Konsep festival ini berfokus pada kolaborasi lintas agensi dengan menghadirkan artis dari masing-masing label. Target awalnya adalah penyelenggaraan di Korea Selatan pada 2027.

Perwakilan JYP Entertainment menyampaikan, “Di sektor swasta, keempat perusahaan di bawah divisi musik komite sedang mempersiapkan untuk membentuk perusahaan yang akan mempromosikan event 'Fanomenon'.”

Mereka juga menambahkan, “Joint Venture ini sedang dipertimbangkan sebagai model kolaboratif untuk mengeksplorasi ekspansi global budaya Korea, termasuk K-pop.”

Proses Regulasi Masih Berjalan

Pengajuan ke FTC diperlukan karena status beberapa perusahaan yang terlibat. HYBE tercatat sebagai konglomerat dengan aset lebih dari 5 triliun won.

Sementara itu, SM Entertainment diketahui memiliki afiliasi dengan Kakao Group. Hal ini membuat proses persetujuan regulasi menjadi bagian penting sebelum kerja sama resmi terbentuk.

Hingga saat ini, struktur kepemimpinan dan tata kelola joint venture masih dalam tahap pembahasan. Model investasi disebut akan melibatkan kontribusi yang setara dari keempat agensi.

Dukungan Kolaborasi Publik-Swasta

Rencana ini juga mendapat perhatian dari Komite Kepresidenan untuk Pertukaran Budaya Populer. Komite tersebut mengonfirmasi adanya diskusi terkait pengembangan model kemitraan publik dan swasta.

Pendekatan ini bertujuan memperluas jangkauan global budaya Korea melalui industri hiburan. Festival musik menjadi salah satu fokus utama dalam strategi tersebut.

Rencana Jangka Panjang dan Ekspansi Global

Konsep “Fanomenon” pertama kali diperkenalkan dalam acara komite presiden pada Oktober lalu. Pendiri J.Y. Park menjelaskan visi acara tersebut sebagai kombinasi antara “fans” dan “fenomena”.

Festival ini direncanakan debut di Korea pada Desember 2027 setelah sekitar dua tahun persiapan. Setelah itu, proyek ini ditargetkan berkembang menjadi tur global di berbagai kota mulai Mei 2028.

Meski demikian, seluruh rencana masih berada pada tahap awal. Keputusan final akan bergantung pada hasil evaluasi struktur kerja sama dan persetujuan regulasi yang sedang berlangsung.

(Fitri Wulandari/CHY)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index