Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026, Ini Rincian Penetapan ESDM

Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026, Ini Rincian Penetapan ESDM
Ilustrasi. Foto: Generate AI

NUSAAKSARA.COM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) periode September 2026 dengan kenaikan pada biodiesel dan bioetanol dibandingkan bulan sebelumnya. Biodiesel dipatok Rp15.025 per liter, sedangkan bioetanol Rp11.814 per liter. Penyesuaian mengacu pada dinamika harga komoditas mentah seperti kelapa sawit dan tetes tebu.

Kementerian ESDM resmi menetapkan HIP BBN untuk jenis biodiesel dan bioetanol periode September 2026. Penetapan mencakup formulasi perhitungan dan kurs tengah Bank Indonesia sebagai acuan. Kedua jenis bahan bakar ramah lingkungan ini mencatatkan kenaikan harga dibandingkan periode Agustus 2026.

Biodiesel Naik ke Rp15.025 per Liter

Biodiesel ditetapkan sebesar Rp15.025 per liter, ditambah ongkos angkut. Angka ini naik dari periode Agustus 2026 yang berada di level Rp14.924 per liter.

Formula hitung mengacu pada Kepmen ESDM No. 3.K/EK.05/DJE/2024. Rata-rata harga CPO KPB tercatat Rp15.746 per kilogram, dengan besaran konversi CPO ke biodiesel per metrik ton. Acuan kurs tengah BI yang dipakai sebesar Rp17.924 per dolar AS.

Bioetanol Dipatok Rp11.814 per Liter

Bioetanol ditetapkan pada angka Rp11.814 per liter. Nilai ini meningkat dibanding bulan sebelumnya yang berada di level Rp11.695 per liter.

Perhitungan menggunakan rata-rata harga tetes tebu KPB periode 15 Mei hingga 14 Agustus 2026 sebesar Rp1.775 per kilogram. Faktor konversi bahan baku serta acuan kurs tengah BI sebesar Rp17.970 per dolar AS menjadi dasar penetapan.

Rincian HIP BBN September 2026

  • Biodiesel: Rp15.025 per liter (ditambah ongkos angkut), naik dari Rp14.924 per liter
  • Bioetanol: Rp11.814 per liter, naik dari Rp11.695 per liter
  • Dasar formula biodiesel: Kepmen ESDM No. 3.K/EK.05/DJE/2024, harga CPO KPB Rp15.746/kg, kurs tengah BI Rp17.924 per dolar AS
  • Dasar formula bioetanol: harga tetes tebu KPB Rp1.775/kg (periode 15 Mei–14 Agustus 2026), kurs tengah BI Rp17.970 per dolar AS

Mengapa Harga BBN Disesuaikan Tiap Bulan

Penyesuaian HIP BBN dilakukan secara rutin oleh pemerintah. Tujuannya menyesuaikan dinamika harga komoditas mentah seperti kelapa sawit dan tetes tebu di pasar domestik maupun internasional.

Dengan mekanisme ini, harga bahan bakar nabati bergerak mengikuti pergerakan bahan baku dan kurs valuta asing. Penetapan periode September 2026 mencerminkan kondisi kedua variabel tersebut pada rentang waktu yang dihitung.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index