Demonstran Yahudi Gabung Pawai Free Palestine, Tolak Klaim Netanyahu

Demonstran Yahudi Gabung Pawai Free Palestine, Tolak Klaim Netanyahu
Ilustrasi. Foto: Generate AI

NUSAAKSARA.COM — Ratusan demonstran Yahudi bergabung dalam pawai Free Palestine untuk menolak klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengatasnamakan seluruh Yahudi. Pawai berlangsung bersamaan dengan aksi tandingan pro-Israel di lokasi terdekat, yang menyerukan agar Israel "menuntaskan pekerjaan" di Gaza.

Pawai Free Palestine yang digelar baru-baru ini menarik perhatian karena melibatkan demonstran Yahudi yang secara terbuka menolak narasi Netanyahu. Reporter Al Jazeera, Emma Withrow, melaporkan langsung dari lokasi dan menyebut kehadiran mereka sebagai bentuk pembangkangan terhadap klaim kepemimpinan Netanyahu atas komunitas Yahudi global.

Demonstran Yahudi Tolak Diklaim Netanyahu

Para pengunjuk rasa Yahudi yang hadir membawa pesan tegas: Netanyahu tidak berbicara mewakili mereka. Mereka menolak penggunaan identitas Yahudi untuk membenarkan kebijakan militer Israel di Gaza.

Menurut laporan Withrow, kehadiran mereka menjadi kontras tajam dengan narasi resmi Israel yang kerap menyamakan kritik terhadap kebijakan Netanyahu dengan sikap anti-Yahudi.

Aksi Tandingan Pro-Israel di Lokasi Terdekat

Di lokasi yang tidak jauh dari pawai Free Palestine, berlangsung aksi tandingan yang mendukung Israel. Para demonstran pro-Israel menyerukan agar militer Israel "menuntaskan pekerjaan" — frasa yang merujuk pada kelanjutan operasi militer di Gaza.

Dua aksi yang berlangsung bersamaan ini mencerminkan perpecahan opini publik, termasuk di kalangan komunitas Yahudi sendiri, soal kebijakan Israel terhadap Palestina.

Mengapa Suara Yahudi Anti-Netanyahu Penting

Kehadiran demonstran Yahudi dalam pawai Free Palestine mematahkan asumsi bahwa kritik terhadap Israel selalu berarti menyerang Yahudi. Mereka hadir justru karena menganggap kebijakan Netanyahu merusak nilai-nilai yang mereka pegang.

Al Jazeera melaporkan bahwa para demonstran ini secara eksplisit menolak klaim Netanyahu yang menyatakan dirinya sebagai representasi seluruh umat Yahudi. Penolakan itu disampaikan langsung di tengah pawai.

Posisi Netanyahu dan Reaksi di Lapangan

Netanyahu berulang kali menyatakan bahwa kritik internasional terhadap operasi militer Israel adalah bentuk antisemitisme. Klaim itu kini menghadapi bantahan langsung dari sesama Yahudi yang turun ke jalan.

Aksi tandingan pro-Israel di dekat lokasi menunjukkan bahwa dukungan terhadap Netanyahu juga masih kuat di sebagian kalangan. Kedua kubu sama-sama mengatasnamakan kepentingan Yahudi, tetapi dengan kesimpulan yang bertolak belakang soal Gaza.

Perpecahan yang Terus Melebar

Pawai Free Palestine dan aksi tandingan pro-Israel yang berlangsung berdekatan menggambarkan polarisasi yang tidak hanya terjadi antarnegara, tetapi juga di dalam komunitas Yahudi sendiri. Sebagian menuntut penghentian operasi militer, sebagian lain justru mendesak eskalasi.

Al Jazeera melalui laporan Withrow menyoroti bahwa suara demonstran Yahudi anti-Netanyahu semakin sulit diabaikan dalam perdebatan global soal Gaza. Mereka hadir di garis depan pawai yang menuntut pembebasan Palestina.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index