Nadeo Argawinata Sedih Suporter Rusuh, Persija Fokus Hadapi Arema FC

Nadeo Argawinata Sedih Suporter Rusuh, Persija Fokus Hadapi Arema FC
Kiper Persija Jakarta Nadeo Argawinata mengaku sedih menanggapi kerusuhan suporter yang belakangan melibatkan pendukung klub.

NUSAAKSARA.COM — Kiper Persija Jakarta Nadeo Argawinata mengaku sangat sedih menanggapi rentetan kerusuhan suporter yang belakangan melibatkan pendukung klub. Insiden penyerangan bus EPA Persib U-18 dan kericuhan di laga Persita vs Persija membuat skuad Macan Kemayoran terpukul, terlebih isu sanksi pengurangan poin kini membayangi tim ibu kota.

Kericuhan di Banten International Stadium pada matchday kelima Super League, Sabtu (17/10), dipicu ulah beberapa orang yang memicu perselisihan di tribun. Kejadian itu terjadi di laga yang sama ketika Nadeo dan kawan-kawan berlaga melawan Persita.

Nadeo dan Pemain Baru Tahu Kronologi dari Berita

Nadeo menegaskan para pemain dan tim pelatih tidak mengetahui secara pasti kronologi kericuhan di lapangan. Kiper Timnas Indonesia itu mengaku baru mengetahui insiden tersebut melalui tayangan berita dan media sosial.

"Ya, seperti yang sudah saya jawab juga kemarin ketika ada sesi interview, ya pasti kami sebagai pemain, saya rasa Coach Shin [Tae Yong] juga, pada waktu itu kami tidak tahu ya kejadiannya seperti apa. Kami hanya melihat di berita dan segala macam," ujar Nadeo dalam sesi jumpa pers jelang melawan Arema FC, Selasa (20/10).

Kekecewaan Nadeo memuncak setelah mengetahui dampak dari kerusuhan tersebut. Ia mengaku tidak menyangka kejadian sebesar itu bisa terjadi di tengah kompetisi.

"Jadi ketika mendengar itu, pastinya kami merasa sangat sedih. Kami tidak menyangka hal seperti itu akan terjadi. Tapi pastinya sudah ada pihak yang mengidentifikasi kasusnya seperti apa dan keputusan akhirnya nanti bagaimana," ucapnya menambahkan.

Imbauan Fokus Jelang Laga Kontra Arema FC

Eks kiper Borneo FC itu mengimbau seluruh elemen skuad Macan Kemayoran untuk tidak terdistraksi oleh gejolak isu di luar lapangan. Penanganan dan pengusutan kasus hukum kerusuhan ia serahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang.

"Saya rasa kami semua fokus kepada tim kami sekarang, tim Persija yang akan bertanding esok hari. Masalah-masalah itu sudah ada yang menangani, pihak-pihak yang berwenang dan bertanggung jawab, kami percayakan saja kepada mereka," tutur Nadeo.

Laga Persija Jakarta vs Arema FC dijadwalkan bergulir di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (21/10). Pertandingan pekan keenam Super League ini menjadi fokus utama Nadeo dan kawan-kawan untuk bangkit mengamankan poin penuh usai kalah dari Persita 2-3.

Tekanan di Luar Lapangan Jadi Ujian Mental Persija

Kekalahan 2-3 dari Persita sudah cukup berat. Kini skuad asuhan Shin Tae Yong harus menghadapi tekanan tambahan berupa sorotan publik terhadap perilaku suporter, plus ancaman sanksi pengurangan poin yang masih mengambang.

Bagi Nadeo, laga melawan Arema menjadi kesempatan membuktikan bahwa timnya tetap solid meski situasi di luar lapangan memanas. Tiga poin di kandang sendiri jadi harga mati untuk menjaga posisi di papan klasemen.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index