Anggota Kongres AS: Trump dan Hegseth Mulai Perang Iran Tanpa Rencana Akhiri

Anggota Kongres AS: Trump dan Hegseth Mulai Perang Iran Tanpa Rencana Akhiri
Anggota Kongres AS Eugene Vindman menyampaikan tuduhan terhadap Trump dan Hegseth melalui unggahan di platform X.

NUSAAKSARA.COM — Eugene Vindman menuding Presiden Donald Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth melancarkan perang terhadap Iran tanpa rencana mengakhirinya. Anggota Kongres AS itu menyatakan Hegseth sendiri mengakui telah mengantisipasi setiap kemungkinan hasil konflik. Delapan bulan berselang, ia menilai pasukan Amerika masih menanggung akibat keputusan yang menurutnya diambil tanpa jalan keluar.

Eugene Vindman, anggota Kongres Amerika Serikat, menyampaikan tuduhan itu melalui unggahan di platform X. Ia menilai Presiden Donald Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth sadar penuh akan konsekuensi yang mungkin timbul, namun tetap memilih jalur perang.

Pengakuan Hegseth di Sidang Komite Angkatan Bersenjata

Dalam sidang Komite Angkatan Bersenjata DPR AS (House Armed Services Committee), Vindman mengungkapkan bahwa Hegseth mengaku telah memberi tahu presiden secara menyeluruh mengenai berbagai risiko yang ada.

"Menteri Hegseth sendiri mengatakan kepada saya bahwa Departemen Pertahanan telah menyiapkan antisipasi untuk setiap kemungkinan hasil dari perang melawan Iran," ujar Vindman.

Pernyataan itu menjadi dasar tuduhan Vindman bahwa Gedung Putih dan Pentagon telah memetakan risiko, tetapi tidak menyiapkan langkah untuk menutup konflik.

Klaim Vindman: Perang Dimulai Tanpa Jalan Keluar

Vindman menegaskan bahwa Trump dan Hegseth mengetahui persis apa yang bisa terjadi di medan perang. Menurut dia, keduanya tetap memilih jalan tersebut.

"Trump dan Hegseth tahu persis apa yang bisa terjadi. Namun, mereka tetap memilih jalan ini," tambahnya.

Ia juga menyoroti dampak yang masih dirasakan pasukan Amerika. "Delapan bulan berselang, pasukan kita masih harus menanggung akibat dari perang yang mereka pilih untuk dimulai tanpa ada rencana untuk menyelesaikannya," kata Vindman.

Implikasi Politik di Washington

Tuduhan Vindman menambah tekanan politik terhadap pemerintahan Trump di tengah perang yang telah berjalan delapan bulan. Anggota Kongres dari Partai Demokrat itu memakai forum sidang komite untuk mempertanyakan pertanggungjawaban strategi militer AS terhadap Iran.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih maupun Departemen Pertahanan AS atas pernyataan Vindman. Bahan yang tersedia juga belum memuat respons Hegseth atau Trump terhadap tuduhan tersebut.

Pernyataan Vindman muncul di tengah perdebatan tentang arah perang AS-Iran yang belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Pertanyaan utama yang kini mengemuka di Washington: apakah pemerintahan Trump memiliki strategi keluar, atau perang akan berlanjut tanpa kerangka diplomasi yang jelas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index