Prabowo Minta Dipanggil Mas Bowo di HUT PAN, Enggan Disebut Aki

Sabtu, 19 September 2026 | 08:00:31 WIB
Prabowo Subianto. Foto: Humas Kemensetneg

NUSAAKSARA.COM — Presiden Prabowo Subianto meminta dirinya dipanggil Mas Bowo saat menghadiri peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional di Jakarta International Convention Center, Jumat (18/9/2026). Permintaan itu disampaikan secara bergurau di hadapan keluarga besar PAN. Prabowo mengaku tak ingin dipanggil eyang, mbah, maupun aki.

Permintaan itu muncul setelah Prabowo menegaskan bahwa dirinya hadir bukan sebagai tamu formal, melainkan bagian dari keluarga besar PAN. Ia menyebut suasana perayaan kali ini sebagai momen kekeluargaan, bukan forum akademis.

"Saya kira suasana ini bukan suasana akademis, ini suasana kekeluargaan, jadi aku berdiri di sini ya sebagai Presiden, formalnya sebagai Presiden," ujar Prabowo.

Alasan Prabowo Enggan Disebut Aki

Kepala negara menyatakan lebih nyaman dianggap sebagai saudara oleh kader dan simpatisan PAN. Dari situ ia melontarkan gurauan soal panggilan yang menurutnya paling pas untuk dirinya.

Prabowo menyebut tidak ingin dipanggil eyang, mbah, atau aki. Ia meminta cukup disapa Mas Bowo. Permintaan itu disampaikan sambil tertawa dan disambut tawa hadirin di ruang perayaan.

Gurauan tersebut mencairkan suasana acara yang semula berlangsung formal. Prabowo tetap menegaskan posisinya sebagai Presiden dalam kapasitas resmi, namun memilih berbaur dengan gaya kekeluargaan khas PAN.

PAN sebagai Kawan Sejati

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan PAN merupakan kawan sejatinya. Ia menilai partai berlambang matahari terbit itu konsisten mendukung agenda kebangsaan dan program pemerintahan.

Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan kader dan petinggi PAN yang hadir memenuhi ruangan. Prabowo menyebut hubungannya dengan PAN terbangun sejak lama, jauh sebelum ia menjabat sebagai Presiden.

Kehadiran Prabowo di puncak HUT ke-28 PAN menjadi penanda kedekatan politik antara Istana dan partai yang dipimpin Zulkifli Hasan tersebut. PAN merupakan salah satu partai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pesan Sejahterakan Rakyat

Prabowo juga menyinggung komitmennya menyejahterakan rakyat. Ia menegaskan tidak boleh ada anak yang berangkat sekolah dalam keadaan kelaparan.

Pernyataan itu sejalan dengan program prioritas pemerintahan saat ini di bidang gizi dan pendidikan. Prabowo menilai kesejahteraan dasar keluarga menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.

HUT ke-28 PAN menjadi salah satu agenda politik pertama Prabowo setelah pelantikannya. Kehadiran kepala negara di forum partai pendukung lazim menjadi penanda arah koalisi ke depan.

Terkini