PT Len Industri Gandeng Lima Mitra Bangun Ekosistem Motor Listrik Nasional

Jumat, 30 Oktober 2026 | 15:00:31 WIB
Penandatanganan MoU antara PT Len Industri dan lima mitra strategis untuk memperkuat ekosistem Motor Listrik Nasional di DTIIF 2026, Jakarta.

NUSAAKSARA.COM — PT Len Industri (Persero) menandatangani tiga nota kesepahaman dengan lima mitra strategis untuk memperkuat ekosistem Motor Listrik Nasional (MoLiNas). Kerja sama mencakup sektor pembiayaan, industri komponen, kelistrikan, dan energi yang selama ini menjadi titik lemah pengembangan motor listrik di dalam negeri. Penandatanganan berlangsung di hari kedua Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (27/10).

Tiga Cakupan Kerja Sama yang Diteken

MoU pertama menyasar ekosistem pembiayaan antara Len dan PT Mandiri Utama Finance. Skema ini dibutuhkan karena harga motor listrik masih menjadi penghalang utama bagi konsumen.

Kerja sama kedua mencakup pengembangan ekosistem komponen bersama PT Pindad dan PT Industri Baterai Indonesia (Indonesia Battery Corporation/IBC). Sementara MoU ketiga menggarap ekosistem pengisian dan penukaran baterai bersama PT PLN (Persero) dan PT Pertamina Patra Niaga.

Mengapa Pembiayaan dan Infrastruktur Jadi Kunci

Pengembangan MoLiNas membutuhkan keterpaduan antara kesiapan industri, akses pembiayaan, dan infrastruktur pendukung. Ketiga bidang kerja sama itu saling melengkapi dalam mendukung pemanfaatan motor listrik.

Kolaborasi ini juga membuka peluang peningkatan keterlibatan industri dalam negeri di sepanjang rantai nilai kendaraan listrik, dari manufaktur komponen sampai layanan purnajual.

"Pengembangan motor listrik nasional tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga pada kesiapan ekosistem yang mendukungnya. Melalui kolaborasi ini, Len mendorong keterhubungan berbagai mitra agar pengembangan MoLiNas dapat berjalan secara terintegrasi dan memperkuat kapabilitas industri dalam negeri," ujar Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko PT Len Industri (Persero), Amalia Maya Fitri.

Peran Len sebagai Koordinator Ekosistem

Dalam pengembangan MoLiNas, Len berperan mengoordinasikan pelaksanaan dan integrasi ekosistem dengan menghubungkan para mitra sesuai kompetensi dan kewenangan masing-masing. Peran ini ditujukan untuk menyelaraskan pengembangan berbagai unsur ekosistem.

Dengan begitu, kerja sama di bidang pembiayaan, komponen, dan infrastruktur dapat saling mendukung alih-alih berjalan sendiri-sendiri.

Penandatanganan ketiga MoU menjadi landasan bagi pembahasan lebih lanjut mengenai ruang lingkup, kebutuhan teknis, dan peluang implementasi kerja sama. Pelaksanaannya akan ditindaklanjuti sesuai kesiapan serta kesepakatan masing-masing pihak.

Ekosistem Terbuka untuk Mitra Baru

Len mendorong MoLiNas sebagai ekosistem terbuka yang memberi ruang bagi lebih banyak pelaku industri di sepanjang rantai nilai. Cakupannya mulai dari pengembangan teknologi, manufaktur dan pasokan komponen, distribusi, pembiayaan, infrastruktur, hingga layanan purnajual.

"Kerja sama ini merupakan langkah awal. Kami mengundang lebih banyak mitra untuk tumbuh bersama dalam ekosistem MoLiNas, sehingga pengembangan motor listrik nasional dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan industri Indonesia," tambah Amalia.

Melalui kolaborasi tersebut, Len menegaskan komitmennya mendukung pengembangan ekosistem motor listrik nasional secara bertahap dan berkelanjutan. Prioritasnya adalah integrasi antarpelaku, penguatan kapabilitas industri dalam negeri, serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Terkini